Suatu Malam di Sebuah Museum Bersama Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Keindahan porselen berwarna biru dan putih dari Tiongkok menginspirasi Chandra Ekajaya Laruang membuat 20 gaun untuk koleksi Spring Summer2017. Gaun-gaun itu tak sekadar eksklusif karena mengetengahkan keanggunan perempuan khas Negeri Tirai Bambu, namun terlebih disajikan dalam sebuah alur cerita yang apik: “Night at The Museum”.

Dok.Chandra Ekajaya

Pergelaran fashion yang melibatkan berbagai unsur, termasuk di dalamnya drama, koreografi, dan live music menjadi tawaran lain bagi para penikmat adibusana Kota Semarang. Apa jadinya jika pergelaran yang berlangsung selama 30 menit itu hanya dipenuhi dengan peragaan tanpa adanya unsur hiburan yang melekat? Kejenuhan bisa jadi dirasakan dan tak membuat penonton betah berlama-lama.

Karena itu, pilihan Chandra Ekajaya tepat. Peragaan yang mengetengahkan cerita penjaga museum yang menjaga lukisan seorang putri Tiongkok menjadi alur yang tak hanya menarik, namun juga tak meninggalkan esensi dari peragaan busana. Alkisah, lukisan putri itu menjelma menjadi sosok yang mewujud menjadi manusia dan di alam nyata kembali merangkai kisahnya dengan seorang lelaki.

Dok.Chandra Ekajaya

Perpaduan Gaya

Permainan bordir dan teknik pemasangan material kristal, bulu, hingga kain yang dibuat seperti helaian sayap sebuah burung menjadi kekuatan utama dari koleksi bertema chinoiserie ini. Delapan gaun malam dengan nuansa biru dan putih hadir pada bagian pertama. Chinoiserie adalah gaya desain yang merupakan perpaduan antara gaya Eropa dan oriental.

Disusul kemudian, delapan gaun pengantin dengan nuansa Tiongkok menghiasi bagian kedua. Chandra Ekajaya Laruang juga menyiapkan empat gaun adibusana sebagai gaun pamungkas dari keseluruhan penampilan “Night at The Museum” yang terinspirasi dari empat dewi kecantikan Tiongkok.

Pergelaran yang sukses tentu didukung oleh mereka yang berpengalaman. Chandra Ekajaya kali ini dibantu antara lain oleh korefo-grafer Tory Mado, tata rias dan rambut oleh tim kreatif Ave Salon, sepatu Biondi, hiasan kepala oleh Loui, dan penari dari Freedom Works.

Edo Leonard, Director Stylist Golden EO, mengatakan tak ingin terjebak dalam dengan pengolahan tema oriental yang terlalu eksplisit. Menurut dia, melalui “Night atThe Museum” penonton diajak untuk memasuki alam imajinasi yang membebaskan tafsir sekaligus menikmati fashion dari sisi yang lain.

Menteri Chandra Ekajaya Skandal Pakan Ayam

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya merupakan seorang pejabat negara yang mempunyai banyak ide dan kreatif. Dalam kesehariannya Menteri Chandra Ekajaya suka berkebun dan beternak, di rumahnya saja terdapat sebuah lahan seluas 500 meter untuk memenuhi hobinya berkebun dan beternak. Di rumahnya terdapat banyak jenis tanaman dan hewan, diantaranya tanaman sayur-sayuran, buah-buahan dan hewan seperti ayam, bebek, kalkun dan beberapa jenis ikan konsumsi.

Profesi sebenarnya dari Menteri Chandra Ekajaya adalah seorang pengusaha ayam petelur. Kepiawaiannya dalam hal budidaya ini lah yang membuat dirinya bisa diangkat menjadi soerang menteri. Selain sebagai pengusaha menteri Chandra Ekajaya juga mempunyai sebuah usaha produksi pakan ayam yang ia dirikan jauh sebelum diangkat menjadi seorang menteri di negeri ini. beberapa waktu lalu Menteri Chandra Ekajaya sempat membongkar sebuah skandal pakan ayam yang di ekspor secara ilegal oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dok.Chandra Ekajaya

Kasus skandal itu dibongkar oleh Menteri Chandra Ekajaya ketika ia sudah menjabat sebagai seorang menteri. Kasus skandal itu terbongkar ketika ia curiga dengan pakan hasil buatannya yang ganjil karena jumlah yang diekspor selalu kurang jumlahnya dan tidak sesuai dengan perhitungan administrasi anak buahnya. Dari 20 ton pakan yang diekspor hanya 1,5 ton saja yang dilaporkan. Ternyata setelah di cek di bagian ekspor ada beberapa merk pakan yang tidak diekspor termasuk pakan hasil produksi Menteri Chandra Ekajaya.

Setelah proses penyelidikan yang memakan waktu cukup lama, akhirnya kasus skandal itu terbongkar dan menyelamatkan beberapa pengusaha pakan ayam. Dari kasus skandal pakan ayam tersebut akhirnya sekarang asosiasi produsen pakan ayam mulai membuat aturan baru tentang proses ekspor pakan ayam agar tidak terjadi kejanggalan dan pengurangan kuota dalam pengirimannya.

Yohanes Chandra Ekajaya Sang Tangan Emas Pebisnis Muda

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya atau lebih akrab disapa dengan Kang Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha muda sukses yang dimiliki bangsa Indonesia . Yohanes Chandra Ekajaya sendiri bukanlah anak dari keluarga kaya dan mapan. Dirinya lahir di Malang, Jawa Timur 30 tahun lalu dari keluarga miskin dan pas-pasan. Dirinya harus ikut membanting tulang untuk membantu kedua orang tua memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga atau bahkan hanya untuk kebutuhan sendiri.

Yohanes Chandra Ekajaya kecil harus ikut membantu ekonomi keluarga dengan menjual aneka kue di Sekolah Dasar, bahkan sampai SMP dan SMA dirinya masih tetap berjualan mulai dari makanan ringan, dan baju. Setelah lulus SMA Yohanes Chandra Ekajaya tidak melajutkan kuliah karena keadaan ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan. Namun hal ini tidak membuat dirinya patah arang dan semangat, Yohanes Chandra Ekajaya berbekal tabungan yang dirinya kumpulkan selama itu memberanikan diri untuk membuka bisnis pertamanya yaitu bisnis kecil-kecilan jualan baju.

Setelah selang beberapa lama bisnisnya berjalan, Yohanes Chandra Ekajaya lantas tidak kehabisan ide untuk mendapatkan uang. Dirinya kemudian mengikuti beberapa perlombaan seperti Java Land Economic Competition tingkat pulau Jawa dan Kompetisi Ekonomi yang diadakan oleh salah satu universitas di Indonesia. Setelah berhasil memenangkan perlombaan tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya pun dengan berbekal uang hasil memenangkan perlombaan dirinya memberanikan membuka bisnis barunya yaitu bisnis kuliner minuman coklat yang diberi nama Choco Asyik.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Choco Asyik sendiri merupakan bisnis minuman coklat olahan khusus dari Yohanes Chandra Ekajaya, bukan tanpa sebab dirinya membuka bisnis ini. Minuman coklat sendiri merupakan minuman yang sangat populer di Indonesia, mulai dari anak-anak bahkan hingga orang tua pasti menyukai minuman yang satu ini. Berbagai jenis olahan coklat Yohanes Chandra Ekajay buat untuk membuat kesan unik dalam produk olahanya.

Bisnis minuman coklat nya ini berkembang pesat, saat ini saja dirinya sudah memiliki lebih dari 100 outlet yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Kunci sukses bisninya ini adalah variasi produk yang unik, strategi pemasaran yang tepat serta jaringan bisnis yang memanfaatkan strategi waralaba/franchise. Waralaba atau franchise coba menjadi salah satu strateginya dalam menyebarluaskan produknya. Yohanes Chandra Ekajaya menjamin dan tidak melepas sendiri orang yang bermitra denganya. Yohanes Chandra Ekajaya akan membimbing sampai bisnis nya berjalan stabil dan mendapat keuntungan yang diinginkan.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

 

Dari perhitungan dan analisis tersebut di dapatkan bahwa ada beberapa pilihan paket mulai dari 40 cups, 60 cups dan 75 cups. Semuanya itu memilki perbedaan pada jumlah penjualan dalam cup dan juga beberapa lama balik modal akan didapatkan. Ketika memilih penjualan paling banyak pastinya akan mendapatkan balik modal yang cepat pula.

Dari bisnis coklat nya ini Yohanes Chandra Ekajaya dapat meraup untung hingga Rp 100 juta perbulan. Terlebih saat ini dirinya juga memiliki beberapa bisnis baru seperti bisnis Q Pizza dan juga bisnis fashion You and Me yang semakin berkembang pesat. Jika di total dari ketiga bisnisnya ini keuntungan bersih yang di daptkaan bisa mencapai lebih dari Rp 100 juta.

Keinginan terbesarnya adalah semakin membuat bisnis yang dimiliinya untuk bisa menembus pasar mancanegara. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya untuk bisa menembus pasar Mancanegara dibutuhkan kerja keras lebih serta inovasi produk yang pastinya berbeda dengan lainya dan juga  kualitas yang baik agar mampu bersaing dengan produk lainya.

Foto Hingga Meme Kocak Boy di Sinetron Anak Jalanan Menurut Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa Sinetron Anak Jalanan mungkin merupakan salah satu sinetron yang sedang booming di Indonesia akhir-akhir ini. Sinetron yang  di siarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional RCTI ini memang sangat booming oleh kalangan remaja bahkan sampai orang tua, hal ini di karenakan pemeran sinetron stripping tersebut masih fresh dan merupakan wajah baru di dunia pertelevisian indonesia salah satunya adalah stefan william (boy), natasha wilona (reva), Angga putra, Salshabilla Adriani dan masih banyak yang lainnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Keberhasilan sinetron anak jalanan sendiri menurut Chandra Ekajaya di dunia persinetronan Indonesia tak lepas dari alur cerita yang bisa dibilang ringan dan menarik perhatian terutama bagi kaum muda. Namun dibalik kesuksesan anak jalanan terdapat berbagai pro dan kontra yang menyertai. Berbagai sindiran serta pujian juga muncul dari para penonton serta nitizen di tanah air. “pemeranya masih fresh-fresh dan bikin betah nonton” ujar Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Dengan memanfaatkan kreatifitas serta kecanggihan teknologi saat ini banyak penonton serta nitizen yang meluapkannya melalui foto dan juga meme. Meme sendiri adalah sebuah gambar dari sebuah film, acara tv dll, dan ditambahkan tulisan dan gambarnya sudah di-verifikasi oleh Know Your Meme, Jadi Mad Dog, Amin Richman itu belum diverifikasi oleh Know Your Meme, Jadi tidak bisa disebut Meme, Hanya disebut “Image Caption” (gambar yang diberi tulisan)

Terlebih ketika dalam sebuah adegan dalam anak jalanan yang dirasa unik dan nyleneh, banyak sekali foto dan meme yang kemudian bermunculan dari para penonton dan nitizen. Slah satu contohnya adalah Tewasnya Boy dalam sinetron, tak selang beberepa waktu kemudian langsung muncul beragam meme dan foto unik tentang kematian si Boy.

Bagi Chandra Ekajaya beragam meme dan foto tersebut merupakan luapan perasaan dari para penonton. Hal semacam inilah yang dirasa mampu semakin menigkatkan popularitas dari sinetron tersebut. Sama saja berarti bahwa para penonton dengan seksama mampu mengambil inti cerita yang ditanyangkan dan itu sukses tersampaikan.

Chandra Ekajaya Analisis Kebakaran Di Sleman

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan salah satu korban yang selamat dari kebakaran yang terjadi pada siang hari di kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebakaran ini bagaikan mimpi di siang bolong. Karena siapa yang mengira bahwa di bawah terik matahari yang cukup gerah ini terjadi sebuah kebakaran hebat.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut kabar yang beredar, dalam satu hari ini di kawasan Sleman terjadi tujuh kebakaran. Ada dugaan bahwa fenomena ini memang disengaja terjadi untuk membuat kondisi dan suasana Yogyakarta yang adem dan ayem menjadi panas serta ricuh. Semoga saja hal ini tidak terjadi, karena jika Yogyakarta ricuh maka bisa dipastikan Indonesia akan rusuh.

Dok.Chandra Ekajaya

Ki Sambarlangit adalah nama lain dari Chandra Ekajaya. Ia berani menjamin bahwa bila kondisi Yogyakarta tenang dan damai, maka masalah apa pun yang menggempur Indonesia bisa diselesaikan tanpa harus mengeluarkan luka dan darah. Apalagi hingga mengeluarkan tangis yang sangat menyesakkan hati dan dada. Makanya posisi kota ini sangat penting.

Penyuka klenik, mistik, supranatural, dan spiritual ini mengatakan bahwa masyarakat Indonesia amat sangat percaya dengan mitos. Karena itu Yogyakarta di dalam tahun ayam api ini dicoba untuk dipompa sifat amarah dan emosinya. Maka warga kota ini harus sangat berhati-hati supaya tidak terprovokasi dan gampang dipecah belah.

Pengusaha muda sekaligus pemilik distro You And Me serta kuliner Q Pizza ini sangat bersyukur bahwa tokonya tidak dirambati oleh api. Ia yang berada di dekat lokasi kebakaran pun merasa bersyukur karena nyawanya masih bisa diselamatkan. Ini membuktikan bahwa Tuhan itu memang Maha Kuasa atas segalanya. Inilah yang membuat pria yang belum genap berusia 30 tahun ini selalu bersyukur.

Chandra Ekajaya Membedakan Atacama Humanoid dengan Jengglot Dari Indonesia

Dok.Chandra Ekajaya

CHANDRA EKAJAYA- Atacama Humanoid merupakan salah satu penemuan yang masih menjadi perdebatan dan sedang diuji karena penggolongan apakah ini alien atau hanya manusia bumi. Atacama Humanodi sendiri merupakan makhluk yang ditemukan oleh arkeolog di kawasan Gurun Atacama, Chile pada tahun 2003.

dok.Chandra Ekajaya

Banyak muncul spekulasi tentang asal usul dari makluk yang mempunyai julukan sebagai Ata ini. Namun dilansir dari film dokumenter “Sirius”. Bahwa maklhuk ini adalah makhluk bumi yang mengalami kelainan gentetik (DNA). sampel DNA dari sumsum tulang yang diekstrasi di spesimen kerangka, dianalisa oleh para ilmuwan terkemuka dari universitas bergengsi di Amerika Serikat.

Fosil Ata ini memiliki bentuk kerangka mirip manusia, dengan ukuran hanya 6 inchi atau sekitar 15 cm. Namun, ada tonjolan aneh di kepalanya, tonjolan ini tidak proporsional dibanding tubuhnya yang kecil, hitam, dan bersisik.

Dok.Chandra Ekajaya

Nah kali ini Chandra Ekajaya akan membedakan antara Atacama Humanoid dengan Jenggot asal Indonesia. Menurut Chandra Ekajaya, kalau dari bentuk fisiknya saja bentuknya mirip dengan benda mistis yang sering ditemukan di Indonesia sebagai sarana ilmu hitam yaitu jengglot.

Jengglot sendiri merupakan  suatu mahluk misterius yang berbentuk aneh mirip dengan manusia kecil berambut panjang seperti ijuk, berkuku dan bergigi panjang, dengan tinggi tubuh kurang dari 12 cm. Berbeda dengan gundul pringis, jenglot memiliki jenis yang sangat beragam. Ada yang berbentuk persis seperti manusia, ada pula yang berbentuk separuh manusia dan separuh hewan seperti ular, buaya, dan lain sebagainya.

Sangat mirip dengan mumi Atacama Humanoid ternyata jengglot. Menurut Chandra Ekajaya perbedaanya adalah kalau Atacama Humanoid diteliti oleh pakar genetika dan arkeolog serta peneliti alien, sedangkan untuk jengglot hanya diteliti oleh dukun serta paranormal karena kegunaanya memang dikenal di dunia ilmu hitam.

Yohanes Chandra Ekajaya Si Raja Pizza yang Tahan Banting

Q Pizza hantar kesuksesan Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Si Raja Pizza

Yohanes Chandra Eka, pemilik waralaba Q Pizza merupakan seorang pengusaha sukses Indonesia yang tumbuh dari sebuah keluarga yang berkecukupan. Segala kebutuhan dipenuhi oleh ayahnya, bahkan Yohanes Chandra Eka dibelikan mobil saat dirinya masih duduk di bangku SMA. Namun, segalanya berubah drastis, ketika ayahnya yang merupakan seorang pebisnis bangkrut di tahun 2008. Setahun kemudian, Yohanes Chandra Eka pun hidup sebatang kara, karena ayah yang sangat dicintainya meninggal dunia. Ia pun kemudian tinggal dengan seorang pamannya, seorang pebisnis apel di daerah Malang, Jawa Timur.

Yohanes Chandra Ekajaya hanya mampu menyabet ijazah SMA, karena ia terpaksa tidak menyelesaikan kuliahnya di salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang. Akhirnya, ia pun berjualan aneka makanan ringan yang ia distribusikan lewat beberapa warung-warung, kafe, kantin kampus, dan sebagainya. Namun, usahanya pun berhenti karena ia harus tertipu oleh rekan bisnisnya. Ia pun kemudian berinisiatif untuk membuat sebuah makanan yang dibuat lewat sistem waralaba.  Dengan anggaran yang pas-pasan akhirnya ia pun membuak sebuah outlet yang menyajikan menu makanan khas Eropa yaitu pizza. Nama produknya pun kemudian diberi label Q Pizza. Beberapa terobosan pun ia lakukan dengan menciptakan beraneka varian rasa untuk pizza andalannya tersebut. Ia pun juga mengaku bahwa terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas produknya dan tentu saja dengan harga yang terjangkau.

Q Pizza hantar kesuksesan Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Saat ini Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai pebisnis sukses, dimana saat ini ia memiliki waralaba yang jumlah outletnya mencapai 430 unit di berbagai daerah.  Sebanyak 10 gerai dari jumlah total tersebut merupakan miliknya. Sisanya ia menggunakan sistem franchise. Ia menggunakan sistem franchise karena ingin mencetak seorang pengusaha.Untuk biaya waralab tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya mematok harga Rp 3,5 juta untuk setahun dan setelah itu para mitra bisnis cukup membayar 50% dari harga paket waralaba tanpa dikenai tambahan biaya.

Biasanya para mitra bisnis Q Pizza pada umumnya mengalami balik modal setelah 2-3 bulan dengan asumsi penjualan 40 loyang untuk sehari. Naluri bisnisnya pun terus berkembang, dimana Yohanes Chandra Ekajaya merilis beberapa produk yang terus diperbarui per empat bulan sekali. Selain itu, Yohanes Chandra Ekajaya mematenkan label Q Pizza dengan menggelar stand dan kampanye pemasaran bersama para mitra bisnisnya. Kini, Q Pizza telah memiliki omzet hingga milliaran rupiah dalam satu semester.

Pengusaha Sukses Yohanes Chandra Ekajaya Bermodalkan Tekad Dan Keteuknannya Menjalankan Q Pizza

Tekad dan Ketekunan Menjalankan Usaha Q Pizza Hantar Kesuksesan Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Pengusaha Pizza Sukses Yohanes Chandra Ekajaya

Seorang Pria Kelahiran Malang 27 Juni 1987 Yohanes Chandra Ekajaya yang sering disapa akrab Ki Sambarlangit oleh Guru Sepiritualnya ini sukses dalam menjalankan usahanya Q Pizza berbekal modal yang cukup disertai dengan tekad dan ketekunannya dalam menjalani usaha.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya didalam menjalankan usahanya salah satu kunci keberhasilan adalah disertai tekad dan ketekunan dalam menjalaninya. Terbukti setelah 1 tahun menjalankan usahanya dibidang kuliner ini Yohanes Chandra Ekajaya tak kurang mengantongi keuntungan 30jt rupiah perbulannya.

Keberhasilan dari seorang yang gagal dibidang akademik ini tak lepas dari guru spiritualnya yang senantiasa membimbingnya agar tetap semangat untuk menjalani bisnisnya. Terbukti setelah keberhasilanya dibidang fashion dengan label You and Me serta usaha bakso yang dijalankannya Yohanes Chandra Ekajaya sekarang menjadi salah satu pengusaha muda sukses di daerahnya, Malang.

Banyak pengalaman dialami Yohanes Chandra Ekajaya dalam menjalankan setiap jenis bisnisnya inilah yang membuat Yohanes Chandra Ekajaya semakin mantap dalam menjalani setiap jenis usahanya tak kurang berbagai macam usaha dijalaninya berjalan mulus dan dapat dibilang sukses besar.

 

Tekad dan Ketekunan Menjalankan Usaha Q Pizza Hantar Kesuksesan Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya

Q Pizza sendiri menghantarkan kesuksesan Yohanes Chandra Ekajaya dengan menerapkan salah satu konsep dimana para pelangannya dapat menyantap secara langsung di tempat maupun dengan menyediakan layanan pengantaran baik secara online maupun lewat telfon atau SMS. Yohane Chandra Ekajaya juga memiliki konsep para pelangan dapat memesan terlebih dahulu dan dapat diambil ketika pesanannya sudah jadi.

Kelezatan citarasa pizza serta keramah tamanahan para pelayannya turut andil dalam menghantarkan kesuksesan Yohanes Chandra Ekajaya. Walaupun Yohanes Chandra Ekajaya tidak jago dalam memasak, Pria kelahiran Malang ini mengaku gemar menyantap pizza dan awal mulanya menjalankan usaha ini dikarnakan kesukaanya memakan pizza dan suatu ketika disaat dia menyantap pizza dengan teman-temannya terlintas dalam benak Yohnaes Chandra Ekajaya untuk membuka usaha baru.

Kini Yohanes Chandra Ekajaya hampir meiliki 20 cabang diberbagai kota besar di Indonesia. Kesuksesannya didalam menjalankan usaha ini tak lepas juga dari kesuksesan Yohanes Chandra Ekajaya didalam menjalankan bisnis fashion dengan label You and Me serta Bakso Meteor yang cukup terkenal dikalangan masyarakat sekitarnya serta masyarakat Indonesia.