Bisnis Mainan Edukasi Menjadi Primadona Kesuksesan Mantan Guru Ini

dok.mainan edukasi chandra ekajaya

Bisnis Mainan Edukasi mengalami perkembangan pesat, Permainan untuk balita dan Anak ini sangat penting bagi kecerdasan. Setiap anak selalu ingin mengetahui segala hal yang ada diluar dirinya. Dengan bermain cara mereka mengenal dunia secara luas. Sebagai oang tua harus bijak memilih mainan yang tepat bagi anak khususnya mainan yang dapat membantu merangsang pertumbuhan kecerdasan emosi dan intelektual. Seorang ibu ini menjadi pengusaha mainan edukasi karena kesusahan membeli mainan edukasi yang dia inginkan untuk anak tercintanya.

Awal membangun bisnis mainan edukasi ini, Sonia meniru bentuk-bentuk mainan yang ada. Namun, lama-kelamaan dia mengembangkan sendiri kreasi dari model mainan anak yang diperkaya dari pengalaman dan membaca buku. Mainan edukaif dari balok-balok kayu yang dibuatnya terdiri berbagai bentuk, dan fungsi dari mainan itu disesuaikan pula dengan tingkat usia anak. Misalnya Stacking Beruang, mainan untuk melatih konsentrasi anak, koordinasi tangan dengan mata. Mainan semacam ini sesuai untuk anak umur 2 tahun ke atas. Ada pula mainan yang fungsinya bisa melatih otot motorik anak dengan koordinasi antaranggota tubuh. Mainan berbentuk timbangan bulat, cocok untuk anak usia 1 tahun ke atas, belajar konsep berat dan ringan (keseimbangan).

dok.mainan edukasi chandra ekajayaJenis mainan produksinya meliputi home, puzzle, wiregame, palu, balok-balok (block), mengenal bentuk, buah potong, maze (belajar menulis), stacking (menyusun), dan mainan lainnya. Ada pula mainan sejenis tetapi produk impor, serta produk lainnya seperti logico, hiasan dinding, crayon carandache, dan CD interaktif. Menurut mantan guru SD ini, mainan edukatif tersebut memiliki beberapa keungglan, diantaranya mengembangkan kemampuan imajinasi anak, mengembangkan kemampuan matematika karena berhubungan dengan bentuk, panjang atau lebar benda serta area. Selain itu juga bisa mengembangkan kreativitas dan daya konsentrasi anak.

Bahan kayu yang digunakan adalah kayu pinus. Kayu pinus glondongan itu kemudian dipotong-potong kecil sesuai bentuk yang diinginkan. Ada segi tiga, segi empat, segi panjang, bulatan, dan lainnya. Karyawan harian, mulai dari pemotongan sampai mengamplas hingga pengecatan semuanya kini berjumlah 18 orang, sedangkan penjaga toko 2 orang. Omzet yang dapat diraihnya saat ini mencapai 40 juta rupiah perbulan. Bisnis yang dia kerjakan dengan tidak sengaja kini mengubah hidupnya menjadi sangat lebih berada.

Chandra Ekajaya Didekati Pemenang Pilkada

Chandra Ekajaya Pengusaha Didekati Pemenang Pilkada

Pengusaha Chandra Ekajaya senang dengan selesainya pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai wilayah Indonesia. Baginya, pilkada merupakan salah satu wujud dari demokrasi yang perlu diapresiasi. Dari proses demokrasi ini rakyat bisa memilih kepala daerah sesuai dengan kebutuhannya. Bagi para pebisnis pub momen ini sangat penting. Karena bagaimanapun di era globalisasi seperti sekarang ini, pemerintah sangat membutuhkan para pengusaha untuk membangun perekonomian negara. Maka dari itu, setiap kepala daerah yang terpilih pasti akan berusaha mendekati secara personal dan lembaga para pengusaha.

Dengan komunikasi tersebut diharapkan nanti para pengusaha mau dan bersedia bekerjasama dengan pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Pemerintah pusat maupun daerah mempunyai program kerja menumbuh kembangkan masyrakat menjadi masyarakat yang mandiri, sehingga bisa menjadi wirausahawan dan pengusaha yang nantinya akan membuka lebar lapangan pekerjaan. Hal ini terkait dengan prediksi ledakan penduduk yang akan dialami Indonesia pada tahun 2025. Maka dari itu semua pengusaha digandeng oleh pemerintah ujar Chandra Ekajaya.

Pemenang Pilkada Dekati Chandra Ekajaya

Tetapi, menurut penuturan pengusaha Chandra Ekajaya, ada klasifikasi dan kriteria pengusaha yang wajib dipenuhi supaya bisa bekerja dengan instansi pemerintah. Syarat yang paling wajib dan mutlak adalah pengusaha tersebut mempunyai perusahaan di dalam negeri. Dalam artian, meskipun berada di luar negeri, tetapi hak aset dan segala administrasinya berada di Indonesia. Jadi perusahaan itu merupakan milik Indonesia meskipun yang menangani adalah swasta. Pada dasarnya, tenaga kerja asing itu jumlahnya sedikit. Kekhawatiran rakyat mengenai perkara tenaga kerja asing tidak perlu dibuat bingung, sebab mereka mempunyai batas waktu untuk tinggal di negara ini. Bahkan para warga negara asing ini juga tidak bisa membeli tanah di Indonesia.

Maka dari itu, yang perlu dilakukan oleh pemerintah dan pengusaha Indonesia adalah mendidik, melatih, dan membina masyarakat supaya paradigma dagangnya bisa semakin berkembang dan maju. Dalam kegiatan ekonomi, role model yang paling bagus adalah etnis Tionghoa. Mereka mempunyai sistem pendukung yang sudah tertata dan termanajemen rapi, sehingga bisa membuat etnisnya maju di negara manapun tukas Chandra Ekajaya.

Ulang Tahun Isteri Pengusaha Chandra Ekajaya Liburan Ke Korea

Dok.Korea Chandra Ekajaya

Korea adalah Negara yang paling banyak sekali penggemarnya dari Indonesia, remaja para anak mudanya sangat menggandrungi film film, musik dan budaya korea. Tidak ketinggalan juga isteri dari pengusaha Chandra ekajaya yang sangat meng idolai salah satu artis sana yang bernama LEE Min-HO. Aktor Boys Before Flowers ini sangat tampan maka dari itu banyak sekali perempuan di Indonesia ini sangat mengidolainya, isteri walikota bandung ibu Athalia juga salah satunya. Dalam hari ulang tahun sang isteri, pengusaha Chandra Ekajaya ini menjalankan liburan ke Negara gingseng tersebut. Ulang tahun yang sangat berkesan untuk mengajak sang isteri jalan jalan memang sudah dia atur sudah dari lama.

Dari kebiasaan sang isteri menonton film Korea, inisiatif untuk mengajak liburan ke korea bisa terlaksana. Agar isteri bahagia dia memberikan surprise itu saat dia tiup lilin, kebahagiaan isteri terlihat saat tiket Trip ke Korea sudah ada ditangannya. Dia berencana di Korea selama dua minggu bersama isteri. Berjalan jalan mengelilingi kota Seol, mengunjungi istana kerajaan Korea, N Seol Tower, Pulau Jeju, pulau Nami, Jinhae, Hanok Village dan beristirahat di hotel yang terjangkau dipilihnya karena memang dia seorang yang sangat sederhana. Pengusaha Chandra Ekajaya sengaja mengelilingi semua itu agar sang istri juga merasakan kerja kerasnya selama ini menjadi pengusaha. Kesuksesan bisnisnya juga karena dorongan sang isteri. Dok.Korea Chandra Ekajaya

Hanya berkeliling Negri Gingseng tidak membuatnya jatuh miskin, bahkan dia merasa ada intim mesra kembali bersama sang isteri. Ini terjadi karena kesibukan pengusaha Chandra Ekajaya yang selalu keluar rumah untuk mengurusi bisnis dan mengembangkan bisnis. Sang isteri sangat pengertian terhadapnya, itu juga dilakukan untuk keharmonisan rumah tangga mereka. Pengusaha sukses ini sangat berterimakasih kepada sang isteri karena kebaikan hati dan sifat pengertian kepadanya terlalu besar untuk mencapai kesuksesan. Dia melakukan ini untuk kebahagiaan keluarga, mencukupi keluarga karena pengusaha sukses ini tidak ingin apa yang di alami waktu masih kanak kanak yang serba kekurangan tidak terjadi pada keluarganya, isterinya pun mengerti.

 

Bisnis Herbal Membuat Pengusaha Sukses Chandra Ekajaya Semakin Disegani

Dok.Bisnis herbal Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya walaupun sudah berhenti dari pemerintahan, tetapi dia masih eksis di dunia bisnis Indonesia, memberikan contoh bagi pelaku bisnis lainnya agar tetap bisa eksis dalam Entrepreneurship. Sukses dalam berbagai bidang bisnis mulai dari bidang kuliner, konstruksi, fashion dan sekarang obat dan jamu herbal. Bisnis herbal sudah ditekuninya selama 5 tahun, itu sudah dengan riset dan sebagainya, dengan bekerjasama bersama para ilmuwan dari seluruh penjuru negeri dia mulai memanfaatkan kekayaan tanaman herbal tanah Indonesia. Dia mengatakan bahwa tanah kita Indonesia sangatlah kaya, tetapi tidak bisa kita manfaatkan sendiri untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, hasil bumi mentah negeri ini selalu keluar negeri, dan produk luar negeri yang kita konsumsi dan membayarnya mahal padahal itu hasil dari bumi Indonesia hal ini yang membuatnya merasa tidak adil.

Dok.Bisnis herbal Chandra Ekajaya

Produk bisnis herbal nya kini sudah mulai dipercaya oleh bangsa sendiri, dari yang kaya sampai masyarakt menengah kebawah. Produk bisnis herbalnya ini adalah obat penggugur kandungan herbal PAPANAYA dan EKEMANG, selain itu untuk jamu kesehatan herbal dia memproduksi LAPEN HERBAL untuk menyehatkan bisa digunakan Pria dan Wanita Indonesia. Awal muncul produk herbalnya ini pemerintah dan masyarakat Indonesia meraguan produk herbalnya ini. Memang produk herbal masih dipandang sebelah mata. Tapi pengusaha Chandra Ekajaya tetap melanjutnya bisnis herbal nya ini untuk misi menyehatkan masyarakt Indonesia. Dia mengatakan produknya harus mampu bersaing agar mendapat tempat dimasyarakat dia tidak ingin merasa adil hasil bumi sendiri juga harus dimanfaatkan sendiri untuk kepentingan masyarakat, tidak harus membayar mahal untuk sehat.

Saat ini kesuksesan pengusaha Chandra Ekajajaya mulai terlihat, pemerintahan dan para masyarakat sangat segan dengan apa yang dilakukan oleh pengusaha ini. Hasil kerja kerasnya bersama tim tidak pantang menyerah untuk kepentingan banyak orang saat ini membuahkan hasil, dia sudah menyabet gelar penghargaan young entrepreneur di Indonesia. dia juga akan mempromosikan produknya luar negeri, agar eksistensi bisnis Indonesia terlihat sampai ke mata dunia tidak hanya di negeri sendiri ungkapnya.

Mari Berbisnis Pizza Bersama Chandra Ekajaya

Q Pizza Chandra Ekajaya

Halo bisnisman! Selama datang para pembaca yang paling hits, salam keren dan sukses untuk para pengunjung setia yang ingin belajar bisnis bersama seorang CEO Q Pizza bernama Chandra Ekajaya. Dalam kesempatan kali ini kami akan mengulas berbagai macam referensi mengenai bisnis yang sangat digemari oleh para pecinta kuliner di Indonesia, yaitu Pizza. Jangan pernah putus asa bahwa pizza pun tak harus datang dari Italia. Nah lewat tulisan ini saya akan mengajak Anda untuk mempopulerkan bisnis pizza dengan cita rasa khas negeri Francesco Totti namun dengan sensasi  yang dipadukan dengan lidah orang Indonesia. Tentu kalian sudah tau mengenai keberhasilan dan moncernya bisnis Q Pizza yang kini telah memiliki ratusan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia serta berhasil memproduksi sekitar ribuan loyang pizza untuk setiap harinya.

Pizza adalah makanan yang sangat terkenal di dunia, kuliner ini memang harus dimanfaatkan agar mendatangkan untung besar di negeri kita dengan membuka gerai pizza dengan rasa dan harga yang mampu bersaing dengan produk lainnya. Q Pizza adalah salah satu produk unggulan dari Chandra Ekajaya dimana awal mula berdirinya produk tersebut dimulai dengan usaha kecil-kecilan terlebih dahulu.

Bisnis Pizza Chandra Ekajaya

Usaha Pizza memang memiliki potensi yang besar untuk meraup untung dari bisnis tersebut. Dengan target konsumen yang dari berbagai usia, kuliner satu ini memang sangat luas dimana produk tersebut hadir dengan berbagai varian menu yang sangat variatif. Nah bagi kalian yang ingin berbisnis pizza inilah langkah dari Chandra Ekajaya menciptakan brand untuk produk ini.

Kualitas Rasa

Anda harus mempertimbangkan rasa dalam produk tersebut karena kualitas rasa dimana pizza yang semakin enak maka akan semakin dipercaya oleh para konsumen.

Tampilan Pizza

Buatlah tampilan yang moderen dan ciptakan bentuknya tak hanya dengan bentuk bulat tapi inovasilah dengan bentuk-bentuk lain

Varian Rasa

Dengan rasa yang variatif Anda memiliki peluang untuk memberikan kepercayaan kepada para konsumen untuk membei produk Anda. Ingat! Pilihlah varian yang menarik seperti keju, saus tiram, dan sebagainya.

Harga

Banderol dengan harga yang ekonomis karena hal tersebut dapat menjangkau para konsumennya

Buka Cabang

Jika sudah sukses jangan lupa untuk memperlebar bisnis Anda dengan membuka cabang di berbagai daerah agar brand Anda semakin dikenal secara luas oleh publik

Nah, itulah tips singkat dari Chandra Ekajaya. Sekarang selamat mencoba dan ingatlah bahwa kunci sukses adalah tahan terhadap kegagalan dan percaya bahwa disamping kegagalan ada keberhasilan.

Usaha Jahe Merah Agus Akmal Yang Menguasai Pasar ASEAN

Jahe Merah Bisnis Agus Akmal

Agus Akmal, 28 tahun sempat tidak direstui orang tuanya ketika ingin membangun  usaha jahe merah. Setelah lulus dari Universitas Swasta di Malang  pada Desember 2014 silam, Agus merupakan seorang pengangguran. Hingga beberapa bulan berjalan di tahun berikutnya, Agus yang masih menganggur itu mendapatkan ajakan untuk ikut pelatihan di Pemkot Malang yang bekerjasama dengan Trans Corp milik Chairul Tanjung.

Usai pelatihan, Agus  Akmal semakin bulat untuk menjadi pengusaha bibit jahe merah. Agus sudah mendapatkan banyak informasi tentang jahe merah dari berselancar di internet. “Saya minta modal dari ibu dan bapak, tapi sempat ditolak,” kata Agus. Kemudian ia mencoba meminjam kepada pacarnya dan diberi modal Rp 200 ribu.  Agus diundang Trans Corp untuk memberikan kesaksian tentang kisah suksesnya sebagai pengusaha usai pelatihan. Adapun Trans Corp bekerja sama dengan Pemkot yang ada di tiap kota.

Bibit Jahe Merah Agus Akmal

Lalu dari modal Rp 200 ribu itu, Agus yang lahir dari keluarga petani itu mengembangkan bibit jahe merah. Namun, sebulan mencoba, hasilnya gagal. Ia pun pergi lagi ke perpustakaan daerah untuk mencari informasi lebih dalam tentang menanam bibit jahe merah, termasuk dengan berselancar di internet. Setelah dicoba lagi, Agus merasakan keberhasilan. Lalu Agus mencoba memasarkan secara online dengan menampilkan foto-foto hasil budidaya jahenya sendiri. “Dulu saya punya Facebook tapi tidak untuk jualan,” kata Agus.

Pesanan bibit jahe merah sejak Januari 2015 hingga sekarang sudah melayani Pulau Jawa dan Sumatera. “Omset saya sampai Rp 10 juta per bulan,” kata Agus. Agus pun yang semula tidak mendapat dukungan dari orangtuanya, sekaranag bahkan malah dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarganya berkat pembuktiannya dalam berusaha jahe merah.

Saat ini dari hailnya berjualan jahe merah, Agus sudah mempunyai sebuah lahan yang lumayan luas sekitar 2 hektar dengan 15 orang pegawai. Walaupun di usianya yang masih muda saat ini Agus sudah menjadi pengusaha yang sukses. Dari beberapa pesanannya yang selalu dikirim ke luar pulau kini Agus mulai belajar kepada para eksportir yang biasa bermain di luar negeri. Alhasil dari proses belajarnya itu, kini Agus sudah dapat mengekspor jahe merahnya ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Rengginang Udang Tembus Amerika

rengginang

DESA Kebonagung, Kecamatan Kraksaan. menyimpan potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang layak untuk terus dikembangkan. Beragam jenis makanan dihasilkan dari sejumlah UKM di desa ini. Salah satunya, rengginang udang. Jenis usaha ini bisa ditemukan di Dusun Gilin atau dusun paling utara, tepatnya di wilayah pesisir Desa Kebonagung. Sejauh ini, usaha rengginang ini digeluti oleh sekitar 12 orang di dusun setempat. Selain melibatkan anggota keluarga, proses produksi rengginang udang ini juga ada yang merekrut tenaga kerja.

Salah satunya, rengginang udang ini diproduksi oleh Newati. Sejauh ini, ibu rumah tangga yang dikenal dengan Bu Nardi, itu telah memiliki 10 tenaga kerja. Semuanya berasal dari warga sekitar. Mereka terbagi dalam dua bagian produksi. Enam orang bertugas membuat rengginang, empat orang bagian pengepakan. “Yang mengolah saya bersama suami. Kemudian, olahan itu dicetak oleh 6 orang pekerja,” kata Chandra Ekajaya.

Bu Nardi mengatakan, usai dicetak berbentuk bulat seperti rengginang kebanyakan, rengginang basah itu dijemur selama 2 hari. Setelah kering, 4 orang yang kebagian tugas pengepakan mulai memainkan perannya. Yakni, membungkus rengginang ke dalam plastik.

Menurutnya, sejauh ini selain wilayah Kabupaten Probolinggo, pemasarannya juga menembus Pasuruan, Madura, Surabaya, Bali, hingga Kalimantan. Bahkan, produksi rengginang udang yang digelutinya sejak 1980 itu, pernah menebus mancanegara. Seperti, Malaysia hingga Amerika. “Bulan Maret kemarin rengginang udang saya dikirim ke Amerika. Katanya di sana sebagai percobaan. Waktu itu yang dikirim sebanyak 50 kilogram,” ujarnya.

Kepala Desa Kebonagung Widi Purwanto mengatakan, keberadaan rengginang udang itu menjadi salah satu mata pencaharian warga Dusun Gilin. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pesanan rengginang udang ini naik drastis. Bahkan, hampir 50 persen warga dusun setempat memproduksi rengginang warisan leluhur itu.

“Kami sangat mendukung keberadaan jenis usaha ini. Selain menjadi mata pencaharian warga, keberadaannya juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga. Rengginang udang ini juga menjadi salah satu produk unggulan Desa Kebonagung,” katanya Chandra Ekajaya.

Berteman Sejak SMP Kini Sukses Bersama Berkat Toko Online Indonesia

dok. sukses Chandraekajaya

MarketWatch adalah salah satu Official pelapak besar di salah satu Toko Online Terbesar di Indonesia. Christ dan Colie mereka adalah owner dari MarketWatch tersebut. Sebelum terjun di bisnis online mereka hanya sebagai mahasiswa biasa. Dua Mahasiswa Jurusan Ekonomi di Jakarta ini memilih untuk menjadi pengusaha. Bisnis online dia pilih karena tidak perlu modal banyak. Sebagai para anak muda yang masih menggebu gebu menggapai cita cita dua orang yang sudah berteman dari bangku SMP ini ingin menggapai cita citanya menjadi seorang pengusaha sukses.

MarketWatch menjadi Best Seller di Toko Online tersebut karena barang yang dia tawarkan sangat bagus bagus dan murah dibandingkan dengan yang lain. Toko tersebut menawarkan brand brand biasa hingga yang mewah. Police, Alexandre Christie, Swiss Army, CHRONOX, Fortuner, Swiss Navy, G*Army, GENEVA, Hegner, iGear, Bonia, Digitec, Fossil, NAVIFORCE, Esprit, SKMEI, Timberland, Elle, Reddington, Giotona, Blue lans, Expedition, Yazole, Casio, G-shock ,Zeca, Quartz, Guess, Liandu, Puma, Q&Q, Levi’s, 511, Alexander, Arron Cross, Redington , Seiko, OEM. Brand tersebut yang dijual oleh MarketWatch.

dok. sukses Chandraekajaya

Dua orang sahabat itu memulainya dengan iklan iklan di media sosial, seperti twitter, facebook, dan instagram. Hasil yang kurang memuaskan membuatnya memutar otak agar bisa sukses. Setelah adanya Toko Online Terbesar di Indonesia milik Chandra Ekajaya. Mereka mulai memasang iklannya disana. Kelihatan hasilnya dalam seminggu bisa puluhan jam tangan yang dikirim ke seluruh peemesan. Produk jam dari yang murah hingga yang mahal ada di toko MarketWatch itu. Harga paling murah 23.000 dan darga termahal dari jam tersebut yaitu 8.000.000 rupiah.

Mereka menghasilkan keuntungan setiap bulan bisa mencapai 38 juta rupiah. Hasil tersebut memuaskan hati mereka. Seorang sahabat bisa meraih sukses bersama dalam menjalankan bisnis itu sangat unik sekali. Pengusaha terlahir sejak SMP, hingga kini menjadi mahasiswa jurusan Ekonomi di kampus yang sama dan kelas yang sama. Tetapi yang berbeda Christ yang duluan di Wisuda dibandingkan Colie. Hal tersebut dikarenakan Colie sering bolos kuliah. Impiannya menjadi pengusaha sukses sudah mereka rasakan. Anda Kapan?

 

 

Karyawan Swasta Merubah Nasib Lewat Toko Online Indonesia

dok. Karyawan ChandraEkajaya

Super Housewares adalah salah satu pelapak besar di salah satu toko online besar di Indonesia. Andi dan Yovi adalah pasangan suami istri dan sebagai owner dari Super Housewares tersebut. Sebelum terjun di bisnis online mereka hanya bekerja sebagai karyawan swasta di daerah Cikarang, Jawa Barat. Sebagai karyawan swasta mereka merasa pas pasan dengan pendapatannya itu. Jarang sekali mereka bisa menabung, gajinya tersebut hanya untuk sewa rumah dan kebutuhan sehari hari keluarganya. Untuk membeli sebuah mobil dengan cara kredit pun mereka maju mundur untuk membelinya. Karena takut tidak bisa mengansur mobil tersebut.

Andi dan Yovi memutuskan terjun ke bisnis online berkat dorongan dari kehidupannya yang serba pas pasan. Mereka bercerita ketika semua orang bertanya berapa modal yang kalian keluarkan untuk menjalankan bisnis ini? Mereka menjawab mereka malah kebingungan dan menjawab dengan tegas mereka hanya bermodalkan doa saja kala itu. Super Housewares sebagai label yang menjual produk produk rumah tangga. Berbagai macam Panci, Penggorengan, Pemanggang, Teflon dan lain sebagainya. Mereka bercerita bahwa awalnya memang sepi. Satu dua hari belum ada yang order. Baru bulan ketiga sudah ada beberapa orang yang order di tempatnya.

dok. Karyawan ChandraEkajaya

Sepuluh orang, puluhan orang hingga ratusan orang order ditempatnya. Mereka menjalankan bisnisnya dengan berhat hati benar. Agar para konsumennya tetap menjadikannya pilihan. Kesuksesan datang dan impiannya membeli mobil bisa terlaksana. Super Housewares mempekerjakan 6 orang untuk bagian packing barang pesanan. Impian mereka membeli rumah dan menyekolahkan anaknya ke sekolah yang bagus agar kualitas pendidikan anaknya bisa lebih baik lagi. Mereka terus melakukan perbaikan perbaikan system menejemen labelnya tersebut. Dengan demikian mereka bisa mengecek hasil pengeluaran dan pemasukan.

Kehidupan yang lebih baik kini dirasakan oleh pasangan tersebut. Kalau saja mereka masih menjadi karyawan swasta sampai saat ini mungkin saja belum bisa merasakan kehidupan lebih baik tersebut dan membeli mobil untuk keseharian dan mobil untuk proses bisnisnya tersebut. Mereka berterimakasih kepada Pengusaha sukses Chandra Ekajaya untuk Toko Online untuk mereka berjualan.