Dwi Kuncoro Sempat Gadaikan Ijazah hingga Ikut Pelatihan

Dwi Kuncoro Sempat Gadaikan Ijazah

Kesuksesan bisa di raih oleh siapa saja, tidak peduli jenis kelain,usia dan status sosial. Tidak hanya orangtua yang mempunyai banyak pengalaman,anak muda juga banyak yang mempunyai pengalaman bahkan hingga sukses seperti apa yang dialami Dwi Kuncoro. Dwi Kuncoro, kini berusia sekitar 27 tahun. Pemuda yang lahir di malang, Jawa Timur ini, ternyata mampu meraih kesuksesan lebih cepat di bandingkan kebanyakan orang lain. Di usianya yang masih terbilang muda, pria kelahiran Kediri ini mampu menjadi pengusaha sukses dengan omzet ratusan juta rupiah perbulan dari peluang usaha clothing yang telah ia jalani sejak tahun 2010.

Dwi Kuncoro hanyalah seorang yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Sejak awal Dwi Kuncoro memang sudah berencana untuk mendirikan sebuah usaha. Dengan hanya bermodalkan ijazah SMK dan uang seadanya, ia kemudian mencoba menggadaikan ijazahnya untuk modal usaha clothing. Sebuah keunggulan yang dimiliki Dwi Kuncoro ialah kemampuan menggambar. Ia menyadari bahwa potensi yang di milikinya adalah dalam hal grafis atau menggambar. Dari sinilah kemudian cerita suksesnya bermula.

Dwi Kuncoro Sempat Gadaikan Ijazah

Dengan modal 2 juta yang ia dapatkan dari hasil menggadaikan ijazahnya. Ia kemudian terjun ke dunia bisnis bagian clothing. Karena ia tidak memiliki pengalaman di bidang sablon dan sebagainya, beliau berinisiatif untuk belajar secara otodidak. Dan kemudian dia berhasil memproduksi kaos dengan labelnya sendiri. Ia membeli kaos dalam jumlah besar kemudian ia membuat desain untuk kaosnya lalu mencari tukang sablon yang dapat mencetak gambar – gambar yang telah ia desain di kaosnya.

Sebuah keberuntungan yang didapat oleh Dwi Kuncoro ialah ia merupakan aktivis pemuda di kampungnya. Suatu ketika ada sebuah program CSR dari PT Gudang Garam yang diprakarsai oleh ownernya langsung yaitu Rachman Halim untuk memberikan modal bantuan dan pelatihan keterampilan kepada pemuda di Jawa Timur. Saat itu Dwi Kuncoro mengikuti program tersebut dan banyak hal yang ia dapat selain modal, yaitu sebuah jaringan yang membuat usaha clothingnya ini dapat melebarkan sayap ke seluruh pulau Jawa bahkan hingga Sulawesi.

Chandra Ekajaya Jelaskan Perda

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya menerangkan bahwa sejak berlakunya Peraturan Daerah No.9 Tahun 2007 tentang penyebutan Kepala Desa menjadi Rio, Desa menjadi Dusun, dan Dusun menjadi Kampung, maka resmilah pemerintahan Desa di Kabupaten Bungo kembali ke sistem Pemerintahan Rio yang pernah berlaku pada masa sebelumnya, yaitu sebelum berlakunya Undang-Undang No. 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, Perda N0.9 Tahun 2007 telah beberapa kali mengalami perubahan, seperti Perda No.10 Tahun 2014 dan Perda N0.4 Tahun 2015 yang pada prinsipnya hanya menyempurnakan Perda No.9 Tahun 2007.

Dok.Chandra Ekajaya

Sistem Pemerintahan Desa dengan paradigma Sentralistik yang berlaku di seluruh wilayah NKRI pada prinsipnya tentu tidak dapat dipertahankan karena tidak sesuai dengan kultur masyarakat yang tidak mengenal sistem Pemerintahan Desa. Sistem Pemerintahan

Dok.Chandra Ekajaya

Desa hanya dikenal di Pulau jawa dan Bali.

Kemudian menurut pengusaha Chandra Ekajaya, keluarlah Undang-Undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Desa, yang kemudian direvisi dengan Undang 32 Tahun 2004, dan skaligus mencabut Undang-Undang No.5 Tahun 1979.

Undang-Undang No.32 Tahun 2004 merupakan produk Pemerintahan Reformasi dengan filosofi menganut keanekaragaman dalam kesatuan yaitu mengembalikan nama, bentuk, unsur dan kedudukan desa kepada keadaan semula dengan paradigma kedaulatan rakyat, demokratisasi, pemberdayaan masyarakat dan pemerataan keadilan.

Dengan peluang yang diberikan oleh Undang-Undang No,32 Tahun 2004 tersebut membuka peluang bagi setiap daerah untuk kembali ke pemerintahan adatnya, namun tetap di bawah kerangka NKRI. Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa hal inilah yang harusnya dijaga dan disebar luaskan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bila berhasil maka nantinya akan teruwujud negara yang dewasa. Dimana masyarakatnya tidak mudah diadu domba oleh pihak mana pun. Itulah harapan kita semua.

Inovasi Teknologi PT Chandra Ekajaya Oil

Dok.Chandra Ekajaya

Kejayaan peradaban suatu bangsa bisa maju dan mundur. Dalam alur sejarah, pudarnya peradaban bangsa terjadi karena pengingkaran esensi ketuhanan dan ketidakmampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi yang biasa disebut inovasi. Inovasi kini menjadi kata kunci kemajuan bangsa. Bukti inovasi memiliki efek kemajuan dijumpai di beberapa negara maju. Pekan lalu Chandra Ekajaya , owner PT Chandra Ekajaya Oil berkunjung ke Amerika Serikat (AS). Tujuan utamanya, melihat langsung inovasi terkini di pusat teknologi Negeri Paman Sam. Ada beberapa perusahaan dan kampus terkemuka yang dikunjungi. Antara lain Silicon Valley, Google, Facebook, Universitas Stanford, Universitas Berkeley, dan Intel.

Dok.Chandra Ekajaya

Perjalanan ke AS merupakan bagian dari misi besar Chandra Ekajaya dengan memberdayakan anak-anak muda untuk melakukan start-up business yang ditunjang sistem teknologi informasi (TI) berbasis internet Terobosan inovatif itu sengaja dilakukan untuk kemajuan negara. Seperti diketahui, Chandra Ekajaya selama ini telah ikut berperan sukses memberdayakan anak muda dengan pembangunan ekonomi melalui program cyber young. Juga, terbukti upayanya itu telah mendapat banyak penghargaan dari dalam dan luar negeri.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya tampaknya menyadari bahwa kemajuan kota sama saja dengan kemajuan bangsa. Dan setiap kemajuan selalu dimulai dari inovasi. Dalam hal ini, PT Chandra Ekajaya Oil merasa perlu menggandeng berbagai ahli, praktisi, dan kalangan akademisi, untuk mengembangkan PT Chandra Ekajaya Oil sebagai perusahaan start-up digital layaknya Silicon Valley, San Francisco, di AS. Belajar dari para pelaku ekonomi digital dunia, baik kalangan bisnis maupun akademisi di AS, benar-benar membuka mata bahwa American dream is not just a dream. Impian AS bukan sekadar impian. Mereka juga berusaha mengejarnya agar menjadi kenyataan walaupun dengan imajinasi yang kadang dianggap tak terjangkau.

Mereka tidak saja bicara dalam dimensi air, tanah, dan udara. Mereka juga bicara soal bisnis luar angkasa! Itulah sisi lain inovasi. Bukan hanya itu, dalam kunjungan tersebut Chandra Ekajaya juga menyempatkan diri melihat langsung sejarah perkembangan komputer di Museum Komputer AS. Mungkin itu museum komputer terlengkap di dunia. Sebab, semua komputer yang pemah dibuat di dunia sejak pertama kali dikembangkan pada 1945-an, saat terjadi Perang Dunia, sampai saat ini ada.

 

Chandra Ekajaya Awasi Pembangunan

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengamati geliat pembangunan di Konawe, terus berjalan. Berbagai proyek ‘mercusuar’ digagas pemerintah daerah satu persatu dihadirkan untuk memajukan daerah yang dikenal sebagai pusat budaya dan pusat peradaban tolaki.

Chandra Ekajaya Awasi Pembangunan

Tahun ini, Pemda Konawe menggagas pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe berstandar nasional. Bahkan bangunannya dirancang, mirip dengan hotel berbintang. Konsep pembangunan mirip hotel ini diharapkan bisa membuat pasien nyaman dan bisa langsung sembuh.

Menurut Chandra Ekajaya, hal ini diungkapkan Manajer Proyek PT. Pembangunan Perumahan (PP), Judhi Widjayanto usai pemancangan tiang pertama pembangunan RSUD Konawe, Jumat (17/2).

“Rumah Sakit ini akan megah karena bangunan nampak seperti hotel. Pasien tentu akan mendapatkan kondisi yang berbeda. Pasien datang, insya Allah segera sembuh” ungkapnya.

Judhi mengatakan, rumah sakit akan dibangun membentuk trisula yang ada tamannya. Bangunan ini akan mempunyai enam gedung utama dan tiga bangunan penunjang.

Dok.Chandra Ekajaya

Gedung utama tersebut diantaranya gedung Unit Gawat Darurat (UGD), gedung Radiologi, gedung medical check up dan Rawat Inap. Sementara untuk belakangnya akan dibangun gedung penunjang seperti Power House dan Masjid.

Untuk pemancangan tiang bangunan, PT PP menggunakan sistem Injection. Sistem ini mampu melakukan pemancangan tanpa mengganggu sekitar karena tak menyebabkan polusi suara.

“Sistem ini memancang tiang tanpa harus menumbuk. Jadi tidak kedengaran. Kita lakukan ini untuk tidak mengganggu operasional rumah sakit seperti UGD dan rawat inap,” katanya.

Menurut Chandra Ekajaya, pemancangan tiang sebanyak 1600 titik akan diselesaikan selama dua bulan. Sementara untuk bangunan rumah sakit keseluruhannya diproyeksikan selesai pada Mei 2018 sesuai dengan kontrak yang ada. Proyek RSUD Konawe ini berdiri diatas lahan 25.000 hingga 30.000 meter persegi.

“Mudah-mudahan Rumah Sakit ini menjadi rumah sakit kebanggan masyarakat Konawe. Oleh karenanya kita harapkan suport dan doa masyarakat untuk pelaksanaannya,” pintanya.

Baca lainnya: Chandra Ekajaya Membedakan Atacama Humanoid dengan Jengglot Dari Indonesia

 

Model Potongan Rambut Pria Terkini Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya sebagai seorang super model yang sangat terkenal harus selalu mencari model potongan rambut pria terkini. Hal itu mutlak diperlukannya untuk menunjang karirnya dalam bisnis hiburan. Bagi orang-orang yang bergelut di dunia hiburan, rambut adalah mahkota utama yang sangat bernilai bagi peningkatan karirnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Rambut dalam tradisi Jawa pun disebut sebagai mahkota. Maka sangat wajar jika penduduk Indonesia, terutama Jawa memperlakukan rambut dengan sangat hati-hati. Bahkan tidak jarang mereka selalu merawat dan memperindahnya. Ini merupakan hal yang sudah menjadi tradisi yang turun menurun. Rambut bisa menjadi simbol dari keindahan dan kejantanan bagi seorang pria.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya sangat memahami hal tersebut. Maka dari itu ia selalu menjadi seorang pelopor atau bahkan membuat model potongan rambut pria terkini. Prinsip itu yang dipegangnya. Jika ia tidak bisa mencari hingga ke pelosok dunia mana pun, maka ia akan membuatnya. Dengan demikian maka tetap ialah yang akan menjadi orang pertama yang memakai model rambut tersebut.

Banyak orang, terutama pria yang mengikuti model rambutnya. Bagi mereka, super model satu ini merupakan sosok dan panutan. Selain karena simbol kejantanan yang memancar dari raganya, model rambutnya pun selalu update dan bahkan otentik plus original karena tidak ada yang menyamainya. Inilah yang membuatnya tetap bisa berbangga.

Chandra Ekajaya dan model potongan rambut pria terkini seperti sudah melekat. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Mereka berdua seperti saling mengisi. Dikarenakan model rambut sebagus apa pun tanpa wajah dan sikap yang pantas seperti yang dimiliki oleh super model ini maka hanya akan menjadi hiasan saja tanpa makna dan nilai. Maka sangat jelas hubungan antara keduanya, yaitu saling melengkapi.

Suatu Malam di Sebuah Museum Bersama Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Keindahan porselen berwarna biru dan putih dari Tiongkok menginspirasi Chandra Ekajaya Laruang membuat 20 gaun untuk koleksi Spring Summer2017. Gaun-gaun itu tak sekadar eksklusif karena mengetengahkan keanggunan perempuan khas Negeri Tirai Bambu, namun terlebih disajikan dalam sebuah alur cerita yang apik: “Night at The Museum”.

Dok.Chandra Ekajaya

Pergelaran fashion yang melibatkan berbagai unsur, termasuk di dalamnya drama, koreografi, dan live music menjadi tawaran lain bagi para penikmat adibusana Kota Semarang. Apa jadinya jika pergelaran yang berlangsung selama 30 menit itu hanya dipenuhi dengan peragaan tanpa adanya unsur hiburan yang melekat? Kejenuhan bisa jadi dirasakan dan tak membuat penonton betah berlama-lama.

Karena itu, pilihan Chandra Ekajaya tepat. Peragaan yang mengetengahkan cerita penjaga museum yang menjaga lukisan seorang putri Tiongkok menjadi alur yang tak hanya menarik, namun juga tak meninggalkan esensi dari peragaan busana. Alkisah, lukisan putri itu menjelma menjadi sosok yang mewujud menjadi manusia dan di alam nyata kembali merangkai kisahnya dengan seorang lelaki.

Dok.Chandra Ekajaya

Perpaduan Gaya

Permainan bordir dan teknik pemasangan material kristal, bulu, hingga kain yang dibuat seperti helaian sayap sebuah burung menjadi kekuatan utama dari koleksi bertema chinoiserie ini. Delapan gaun malam dengan nuansa biru dan putih hadir pada bagian pertama. Chinoiserie adalah gaya desain yang merupakan perpaduan antara gaya Eropa dan oriental.

Disusul kemudian, delapan gaun pengantin dengan nuansa Tiongkok menghiasi bagian kedua. Chandra Ekajaya Laruang juga menyiapkan empat gaun adibusana sebagai gaun pamungkas dari keseluruhan penampilan “Night at The Museum” yang terinspirasi dari empat dewi kecantikan Tiongkok.

Pergelaran yang sukses tentu didukung oleh mereka yang berpengalaman. Chandra Ekajaya kali ini dibantu antara lain oleh korefo-grafer Tory Mado, tata rias dan rambut oleh tim kreatif Ave Salon, sepatu Biondi, hiasan kepala oleh Loui, dan penari dari Freedom Works.

Edo Leonard, Director Stylist Golden EO, mengatakan tak ingin terjebak dalam dengan pengolahan tema oriental yang terlalu eksplisit. Menurut dia, melalui “Night atThe Museum” penonton diajak untuk memasuki alam imajinasi yang membebaskan tafsir sekaligus menikmati fashion dari sisi yang lain.

Menteri Chandra Ekajaya Skandal Pakan Ayam

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya merupakan seorang pejabat negara yang mempunyai banyak ide dan kreatif. Dalam kesehariannya Menteri Chandra Ekajaya suka berkebun dan beternak, di rumahnya saja terdapat sebuah lahan seluas 500 meter untuk memenuhi hobinya berkebun dan beternak. Di rumahnya terdapat banyak jenis tanaman dan hewan, diantaranya tanaman sayur-sayuran, buah-buahan dan hewan seperti ayam, bebek, kalkun dan beberapa jenis ikan konsumsi.

Profesi sebenarnya dari Menteri Chandra Ekajaya adalah seorang pengusaha ayam petelur. Kepiawaiannya dalam hal budidaya ini lah yang membuat dirinya bisa diangkat menjadi soerang menteri. Selain sebagai pengusaha menteri Chandra Ekajaya juga mempunyai sebuah usaha produksi pakan ayam yang ia dirikan jauh sebelum diangkat menjadi seorang menteri di negeri ini. beberapa waktu lalu Menteri Chandra Ekajaya sempat membongkar sebuah skandal pakan ayam yang di ekspor secara ilegal oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dok.Chandra Ekajaya

Kasus skandal itu dibongkar oleh Menteri Chandra Ekajaya ketika ia sudah menjabat sebagai seorang menteri. Kasus skandal itu terbongkar ketika ia curiga dengan pakan hasil buatannya yang ganjil karena jumlah yang diekspor selalu kurang jumlahnya dan tidak sesuai dengan perhitungan administrasi anak buahnya. Dari 20 ton pakan yang diekspor hanya 1,5 ton saja yang dilaporkan. Ternyata setelah di cek di bagian ekspor ada beberapa merk pakan yang tidak diekspor termasuk pakan hasil produksi Menteri Chandra Ekajaya.

Setelah proses penyelidikan yang memakan waktu cukup lama, akhirnya kasus skandal itu terbongkar dan menyelamatkan beberapa pengusaha pakan ayam. Dari kasus skandal pakan ayam tersebut akhirnya sekarang asosiasi produsen pakan ayam mulai membuat aturan baru tentang proses ekspor pakan ayam agar tidak terjadi kejanggalan dan pengurangan kuota dalam pengirimannya.

Chandra Ekajaya Membedakan Atacama Humanoid dengan Jengglot Dari Indonesia

Dok.Chandra Ekajaya

CHANDRA EKAJAYA- Atacama Humanoid merupakan salah satu penemuan yang masih menjadi perdebatan dan sedang diuji karena penggolongan apakah ini alien atau hanya manusia bumi. Atacama Humanodi sendiri merupakan makhluk yang ditemukan oleh arkeolog di kawasan Gurun Atacama, Chile pada tahun 2003.

dok.Chandra Ekajaya

Banyak muncul spekulasi tentang asal usul dari makluk yang mempunyai julukan sebagai Ata ini. Namun dilansir dari film dokumenter “Sirius”. Bahwa maklhuk ini adalah makhluk bumi yang mengalami kelainan gentetik (DNA). sampel DNA dari sumsum tulang yang diekstrasi di spesimen kerangka, dianalisa oleh para ilmuwan terkemuka dari universitas bergengsi di Amerika Serikat.

Fosil Ata ini memiliki bentuk kerangka mirip manusia, dengan ukuran hanya 6 inchi atau sekitar 15 cm. Namun, ada tonjolan aneh di kepalanya, tonjolan ini tidak proporsional dibanding tubuhnya yang kecil, hitam, dan bersisik.

Dok.Chandra Ekajaya

Nah kali ini Chandra Ekajaya akan membedakan antara Atacama Humanoid dengan Jenggot asal Indonesia. Menurut Chandra Ekajaya, kalau dari bentuk fisiknya saja bentuknya mirip dengan benda mistis yang sering ditemukan di Indonesia sebagai sarana ilmu hitam yaitu jengglot.

Jengglot sendiri merupakan  suatu mahluk misterius yang berbentuk aneh mirip dengan manusia kecil berambut panjang seperti ijuk, berkuku dan bergigi panjang, dengan tinggi tubuh kurang dari 12 cm. Berbeda dengan gundul pringis, jenglot memiliki jenis yang sangat beragam. Ada yang berbentuk persis seperti manusia, ada pula yang berbentuk separuh manusia dan separuh hewan seperti ular, buaya, dan lain sebagainya.

Sangat mirip dengan mumi Atacama Humanoid ternyata jengglot. Menurut Chandra Ekajaya perbedaanya adalah kalau Atacama Humanoid diteliti oleh pakar genetika dan arkeolog serta peneliti alien, sedangkan untuk jengglot hanya diteliti oleh dukun serta paranormal karena kegunaanya memang dikenal di dunia ilmu hitam.

Yohanes Chandra Ekajaya Mantan Kernet Truk

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko sukses berbagai macam usaha

pengusaha muda yohanes chandra ekajaya banyak pengalaman

Hanya sedikit orang yang menjadi pebisnis besar di kabupaten Wonosobo. Salah satunya adalah Yohanes Chandra Ekajaya. Sejak masih muda ia memang terkenal sebagai pemuda yang senang berinovasi, sehingga sangat wajar di usia yang matang seperti saat ini ia sudah mempunyai berbagai macam jenis usaha.

Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai tujuh jenis usaha. Total orang pegawai yang bekerja kepadanya mencapai angka tiga ribu orang. Bisnis yang ia jalankan sangat beragam, misalnya saja pavling, travel, wisata, hingga pabrik beton. Meskipun hanya lulusan pendidikan menengah tingkat atas, ia membuktikan bahwa keinginan, tekad, dan tindakan harus sinergis.

Keputusan Yohanes Chandra Ekajaya untuk bekerja sudah terpatri secara jelas di hatinya. Maka setelah lulus kuliah ia memutuskan untuk bekerja. Pada awalnya ia bekerja sebagai kernet berbagai macam kendaraan. Diantaranya kernet bus, truk, dan sebagainya. Ia sama sekali tidak pernah merasa malu dengan pekerjaan yang dilakoninya. Sebab yang ingin ia capai adalah kemandirian.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko sukses berbagai macam usaha

Setelah menemukan titik kemandirian, maka pria asal Wonosobo ini kemudian mulai mencari nilai yang lebih pragmatis, yaitu keuntungan. Maka Yohanes Chandra Ekajaya kerap menjadi kuli angkut buah, sayur, hingga material bangunan. Itu semua demi mendapatkan keuntungan yang berlebih. Ia mengatakan bahwa selama badan masih muda, maka ia ingin mengoptimalisasikannya.

Saat berusia 19 tahun, Yohanes Chandra Ekajaya mendapat kenaikan pangkat. Ia menjabat sebagai sopir truk. Profesi ini pun tidak dijalaninya lama, sebab setahun kemudian ia berpindah pekerjaan. Ia menjadi mandor proyek. Di bidang inilah ia menemukan chemistry yang pas. Sehingga ia berada di bidang ini lebih lama dibanding dengan bidang lainnya.

Dari pekerjaan menjadi mandor ini, Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai banyak pengetahuan mengenai infrastruktur dan pembangunan. Sehingga setelah mempunyai modal yang cukup, ia pun berani untuk mendirkan sebuah CV. Dengan modal CV inilah ia bisa memenangkan banyak tender dan program dari pemerintah. Sehingga ia pun bisa berbangga dan berpuas diri. KIni ia bisa menikmati hasil dari peluh, darah, keringat, serta air matanya.

Yohanes Chandra Ekajaya Mau Menikah? Simak Dulu yang Satu Ini

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko hadir dalam pernikahan

rencana pernikahan pengusaha yohanes chandra ekajaya

Menikah adalah keputusan penting dalam hidup seseorang. Karena itu, banyak orang yang berpikir panjang sebelum memutuskan memilih seseorang sebagai pasangan hidupnya, kira-kira begitulah penjelasan dari seorang psikolog Yohanes Chandra Ekajaya Alasannya, semua orang berharap hanya menikah sekali seumur hidup. Dengan demikian, mereka harus benar-benar menemukan orang yang tepat yang akan dijadikan pendamping hidup.

Tentu saja, kita tidak pernah bisa menilai orang atau merasakan sifat mereka dalam satu pertemuan saja. Juga, orang bisa berubah dengan perubahan zaman. Karena itulah, lewat pernikahan, biasanya sifat dan kebiasaan orang mulai terungkap, terutama yang ditutupi selama masa kencan.

Namun Anda juga bisa memilih pasangan hidup yang layak dijadikan pasangan dengan melihat kepribadian mereka. Menurut Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya pasangan dengan beberapa kepribadian seperti ini sebaiknya tidak dipilih sebagai pasangan hidup.

Pembohong

Jika Anda telah menyadari bahwa pasangan Anda banyak berbohong kepada Anda, sebaiknya segera hindari secepat mungkin. Sebab, dia akan sulit menghilangkan kebiasaannya tersebut dan akan membuat Anda selalu dibohongi dan waswas setiap saat.

Oportunis

Jika dia hanya baik dan berada di sekitar Anda ketika dia membutuhkan Anda, dia tidak layak menjadi pasangan Anda. Orang semacam ini akan sangat egois dan hanya akan mendekati mereka yang dia anggap bermanfaat baginya dan akan menghindari seseorang jika orang tersebut sedang menghadapi masalah.

Narsis

Orang yang narsis percaya dia adalah pusat dari seluruh alam semesta. Mereka akan berusaha mencari perhatian Anda tanpa berusaha memberikan perhatian yang sama. Jadi lebih baik untuk menjauh dari orang semacam ini karena Anda akan lelah menghadapi sifat narsisnya itu.

Fobia Komitmen

Seseorang yang terlalu takut berkomitmen dalam berhubungan tidak dapat dipaksa untuk melakukannya. Mencoba untuk menikah dengan orang seperti itu akan menjadi sia-sia

Munafik

Dia mengatakan sesuatu dan melakukan sesuatu yang berbeda, kata-kata dan tindakannya tidak cocok. Namun dia berusaha menunjukkan bahwa dirinya baik meskipun ternyata tidak. Terutama dia bisa memanipulasi keadaan meskipun dia bersalah.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko hadir dalam pernikahan

Kasar

Kebahagiaannya muncul ketika dia bersikap kasar kepada orang lain. Selain itu, dia suka sekali bersikap kasar dalam segala hal, terutama ketika keinginan atau pola pikirnya tidak terpenuhi. Anda tidak akan merasakan bahagia sama sekali jika menikah dengan orang tersebut.

Pasif

Seseorang yang tidak pernah mengambil inisiatif, yang tidak proaktif dan bahkan tidak menanggapi kebutuhan Anda, mungkin juga harus dihindari untuk menikah. Sebab, dia tidak akan mencoba mencari cara untuk menghangatkan hubungan atau membahagiakan pasangan.

Bersikap seperti korban

Seseorang yang selalu memandang dirinya sebagai korban dari keadaan mungkin akan menghabiskan sepanjang hari dan sepanjang hidup mereka dengan mengeluh atau menyalahkan. Apakah Anda benar-benar ingin menikah dengan orang dengan kepribadian semacam itu?

Pecandu

Seorang pecandu mungkin dapat sembuh, tapi dia tidak akan bisa sembuh total, terutama ketika muncul pemicu dan ada dorongan atau rayuan dari lingkungan sekitarnya.

Itu tadi merupakan beberapa orang yang tidak pantas anda nikahi, karena menikah adalah untuk menjalani bagaimana hidup sampai ujung jalan kedua pasangan menurut Yohanes Chandra Ekajaya. Jadi sekarang lebih berhati-hati dalam memilih ya teman-teman, karena menikah itu bukan main-main.