Yohanes Eka Jaya Chandra Pengusaha Purwoceng

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Sudah sejak lama Yohanes Eka Jaya Chandra memulai usaha berbisnis, baginya gagal dan bangkit adalah sebuah kewajaran yang selalu dihadapi. Usaha yang telah ia geluti seperti menjadi pengusaha barang pecah belah sampai usaha kuliner. Yohanes Eka Jaya Chandra menjadi pelopor bagi orang – orang disekitarnya. Dia merupakan sosok pengusaha yang ulet dengan berbagai cara dia selalu mengajak bangkit.

Kali ini yang dibahas daripada Yohanes Eka Jaya Chandra adalah tentang bisnis purwoceng. Keberhasilan bisnis ini sungguh sangat kecil, namun ditangan Chandra ekajaya bisnis ini menjadi sangat menjanjikan. Anda pasti tahu bagaimana susahnya untuk memulai berbisnis bahkan dengan ketika ide bisnis sudah diatur dengan teliti dan sangat bagus.

Yohanes-Eka-Jaya-Chandra-Pengusaha-Purwoceng-300x279

Yohanes Eka Jaya Chandra memiliki beberapa cara agar usaha yang selalu diusungnya ceoat menemui titik keberhasilan. Hampir 90 persen usaha yang diusung oleh Yohanes Eka Jaya Chandra adalah sesuatu yang menjadi kebiasaan Yohanes Eka Jaya Chandra sendiri. Ini seperti sudah memiliki bakat dalam diri Yohanes Eka Jaya Chandra untuk menuju kesuksesan.

Bisnis purwoceng merupakan bisnis baru terutama untuk sekelas Yohanes Eka Jaya Chandra. Bagaimana tidak? Chandraekajaya harus belajar bagaimana seks yang baik dan menyehatkan sebeleum akhirnya menyuguhkan purwoceng ini.

Purwoceng merupakan jamu yang digunakan orang saat melakukan hubungan intim dengan pasangan yang sah. Karena dengan pasangan yang sah kita bebas untuk berkreasi. Dengan pasangan yang sah kita bisa buktikan purwoceng yang mantap. Cerita purwoceng yang baik pasti akan dialami, dan Yohanes Eka Jaya Chandra. Dia pernah mencoba dan pada akhirnya tertarik ke dalam bisnis purwoceng ini.

Yohanes Eka Jaya Chandra memiliki bisnis yang bagus karena dia memilih menjual purwoceng yang notaben menjadi ikon di daerahnya. Ini menjadi lebih mudah karena pengolahan purwoceng akan lebih cepat dan tepat di tangan Yohanes Eka Jaya Chandra seperti distribusi daripada barang itu sendiri.

Yohanes Chandra Memilih Hujan Emas lewat Q Pizza

Yohanes-Chandra-Memilih-Hujan-Emas-lewat-Q-Pizza-1

Ketika kebanyakan orang berusaha untuk mencari kenyamanan dan kemapanan karier lewat selembar ijazah, Yohanes Chandra Eka justru memilih sebaliknya. Drop out dari salah satu universitas di Semarang, ia justru memilih karir bisnisnya yang diyakini memiliki potensi yang cukup besar dalam meraup pundi-pundi rupiah.

Yohanes-Chandra-Memilih-Hujan-Emas-lewat-Q-Pizza-1-300x224  Dengan semangat dan disiplin yang tinggi, Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya membuka sebuah bisnis yang menyajikan sebuah cita rasa istimewa kuliner Eropa. Ya, itulah pizza. Dengan label kuliber bernama Q Pizza, Yohanes Chandra Ekajaya berhasil memadukan resep Eropa dengan lidah orang Indonesia. Berbagai varian pun ia sajikan, seperti tuna melt, cheese, black pepper, dan sebagainya. Harganya pun cukup ekonomis yaitu berkisar Rp 35 ribu hingga Rp 120.000. Meski pada mulanya ia agak ragu dengan kuliner tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya pun meyakini bahwa seiiring meningkatnya selera masyarakat terhadap masakan Eropa di Indonesia, ia justru memanfaatkan peluang tersebut.

Yohanes-Chandra-Memilih-Hujan-Emas-lewat-Q-Pizza-2-300x300Saat ini Yohanes Chandra Ekajaya merupakan pebisnis sukses yang telah berhasil mendulang jutaan rupiah lewat Q Pizza. Berbekal kejujuran dan kedisiplinan, ia meyakini kedua hal tersebut adalah kunci dari keberhasilan yang kini telah ia raih.

Yohanes-Chandra-Memilih-Hujan-Emas-lewat-Q-Pizza-unik-300x216Selain itu, keberhasilan dari Q Pizza juga ditorehkan lewat sistem bisnisnya yang menggunakan konsep waralaba. Bisnis tersebut cenderung mengajak para masyarakat dan pemodal untuk bekerjasama menjadi mitra bisnisnya. Selain menciptakan lapangan kerja, Q Pizza juga memiliki misi untuk mengajak generasi muda untuk bermitra dengannya serta menjadi seorang pebisnis. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya tetap mengedepankan layanan, kualitas, dan terus berinovasi untuk mengembangkan produk-produk dari Q Pizza yang lebih berkualitas serta bercitarasa tinggi.

Yohanes Chandra Ekajaya Sang Tangan Emas Pebisnis Muda

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya atau lebih akrab disapa dengan Kang Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha muda sukses yang dimiliki bangsa Indonesia . Yohanes Chandra Ekajaya sendiri bukanlah anak dari keluarga kaya dan mapan. Dirinya lahir di Malang, Jawa Timur 30 tahun lalu dari keluarga miskin dan pas-pasan. Dirinya harus ikut membanting tulang untuk membantu kedua orang tua memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga atau bahkan hanya untuk kebutuhan sendiri.

Yohanes Chandra Ekajaya kecil harus ikut membantu ekonomi keluarga dengan menjual aneka kue di Sekolah Dasar, bahkan sampai SMP dan SMA dirinya masih tetap berjualan mulai dari makanan ringan, dan baju. Setelah lulus SMA Yohanes Chandra Ekajaya tidak melajutkan kuliah karena keadaan ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan. Namun hal ini tidak membuat dirinya patah arang dan semangat, Yohanes Chandra Ekajaya berbekal tabungan yang dirinya kumpulkan selama itu memberanikan diri untuk membuka bisnis pertamanya yaitu bisnis kecil-kecilan jualan baju.

Setelah selang beberapa lama bisnisnya berjalan, Yohanes Chandra Ekajaya lantas tidak kehabisan ide untuk mendapatkan uang. Dirinya kemudian mengikuti beberapa perlombaan seperti Java Land Economic Competition tingkat pulau Jawa dan Kompetisi Ekonomi yang diadakan oleh salah satu universitas di Indonesia. Setelah berhasil memenangkan perlombaan tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya pun dengan berbekal uang hasil memenangkan perlombaan dirinya memberanikan membuka bisnis barunya yaitu bisnis kuliner minuman coklat yang diberi nama Choco Asyik.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Choco Asyik sendiri merupakan bisnis minuman coklat olahan khusus dari Yohanes Chandra Ekajaya, bukan tanpa sebab dirinya membuka bisnis ini. Minuman coklat sendiri merupakan minuman yang sangat populer di Indonesia, mulai dari anak-anak bahkan hingga orang tua pasti menyukai minuman yang satu ini. Berbagai jenis olahan coklat Yohanes Chandra Ekajay buat untuk membuat kesan unik dalam produk olahanya.

Bisnis minuman coklat nya ini berkembang pesat, saat ini saja dirinya sudah memiliki lebih dari 100 outlet yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Kunci sukses bisninya ini adalah variasi produk yang unik, strategi pemasaran yang tepat serta jaringan bisnis yang memanfaatkan strategi waralaba/franchise. Waralaba atau franchise coba menjadi salah satu strateginya dalam menyebarluaskan produknya. Yohanes Chandra Ekajaya menjamin dan tidak melepas sendiri orang yang bermitra denganya. Yohanes Chandra Ekajaya akan membimbing sampai bisnis nya berjalan stabil dan mendapat keuntungan yang diinginkan.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

 

Dari perhitungan dan analisis tersebut di dapatkan bahwa ada beberapa pilihan paket mulai dari 40 cups, 60 cups dan 75 cups. Semuanya itu memilki perbedaan pada jumlah penjualan dalam cup dan juga beberapa lama balik modal akan didapatkan. Ketika memilih penjualan paling banyak pastinya akan mendapatkan balik modal yang cepat pula.

Dari bisnis coklat nya ini Yohanes Chandra Ekajaya dapat meraup untung hingga Rp 100 juta perbulan. Terlebih saat ini dirinya juga memiliki beberapa bisnis baru seperti bisnis Q Pizza dan juga bisnis fashion You and Me yang semakin berkembang pesat. Jika di total dari ketiga bisnisnya ini keuntungan bersih yang di daptkaan bisa mencapai lebih dari Rp 100 juta.

Keinginan terbesarnya adalah semakin membuat bisnis yang dimiliinya untuk bisa menembus pasar mancanegara. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya untuk bisa menembus pasar Mancanegara dibutuhkan kerja keras lebih serta inovasi produk yang pastinya berbeda dengan lainya dan juga  kualitas yang baik agar mampu bersaing dengan produk lainya.

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Rojak Khas Singapore

Pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko gemar makan Rojak khas Singapore

Rojak Khas Singapore Salah Satu Kegemaran Yohanes Chandra Ekajaya

Dilihat dari namanya sepintas mirip Rujak, Rojak namanya salah satu makanan khas Singapore dimana bahan-bahan yang digunakan dalam membuatnya adalah buah-buahan dan sayuran sekali waktu Yohanes Chandra Ekajaya menicipinya dan ternyata cukup enak dan bergizi karna dibuat dari bahan buah-buahan dan sayuran, sayuran ini lah yang membedakan antara rojak dan rujak asli Indonesia.

Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya berbagi resep membuat Rojak, berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan berserta langkah-langkahnya dalam membuat Rojak khas Singapore.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat Rojak:

  • 100 gram daun kangkung direbus
  • 2 buah mangga mentah di iris tipis-tipis
  • 1 buah mentimun ukuran besar dipotong tipis-tipis
  • 2 bengkoang dipotong tipis-tipis
  • ½ buah nanas dipotong tipis-tipis
  • 6 buah cakue dipotong ukuran kecil-kecil menyerupai dadu
  • 2 buah tahu goreng dipotong kecil-kecil menyerupai dadu
  • 100 gram taoge

Pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko gemar makan Rojak khas Singapore

Bahan-bahan untuk membuat saus Rojak:

  • 400 gram kacang tanah goreng
  • 4 siung bawang putih
  • 1 sendok teh terasi
  • 6 buah cabai rawit
  • 2 sendok teh petis
  • 4 sendok makan air rendaman asam jawa
  • 200 gram gula merah
  • ½ sendok garam halus
  • 100 ml air

Langkah-langkah membuat Rojak:

  1. Pertama-tama buat sausnya dengan menghaluskan semua bahan-bahannya kemudian tuangkan air asam dan air hingga semua bercampur merata dan halus.
  2. Atur buah dalam piring kemudian siramkan saus yang kita buat diawal tadi.
  3. Sajikan rojak dalam keadaan dingin.

Cukup mudah dan simple bukan membuat Rojak khas Singapore Yohanes Chandra Ekajaya, semoga artikel ini dapat menjadi bahan refrensi bagi para pembaca sekalian yang ingin menyajikan hidangan penutup selepas santap makan dengan sajian buah dipadu dengan sayuran.

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Es Krim Buah Strawberry

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti bisnis es cream

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Gemar Menyantap Es Cream

Salah satu yang banyak dicari oleh para netizen di dunia maya adalah bagaimana cara membuat es krim buah yang kembut dan enak seperti es krim walls. Yohanes Chandra Ekajaya pun gemar membuatnya diwaktu sengang.

Pada kesempatan ini Yohanes Chandra Ekajaya akan sedikit berbagi resep membuat es krim buah strawberry yang ga kalah enak serta lembut seperti es krim walls. Dengan komposisi bahan serta langkah yang tepat berikut ini es krim buah  strawberry Yohanes Chandra Ekajaya berhasil membuatnya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat es krim buah strawberry:

  • 4 sendok makan tepung maizena.
  • 2 kaleng susu kental manis.
  • 2 butir telur.
  • 20 butir strawberry.
  • 2 sendok makan pasta makanan strawberry.
  • 2 sendok makan soda powder dicairkan dengan 2 sendok makan air.
  • Air putih

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti bisnis es cream

Langkah-langkah membuat es krim buah strawberry:

  1. Campurkan susu kental manis, tepung maizena, telur dan segelas air aduk hingga bercampur merata.
  2. Masak adonan yang sudah dicampur merata kemudian ditambah dengan rasa buah strawberry hingga meletup letup kecil kemudian aduk sebentar dan angkat lalu dinginkan di freezer kurang lebih selama 6 jam.
  3. Hancurkan adonan yang agak membeku mengunakan garpu kemudian mixer selama 10 menit jangan lupa tambahkan soda powder beseta pasta makanan strawberry kemudian mixer lagi adonan selama 30 menit.
  4. Masukkan kembali adonan yang sudah kita campur kedalam freezer selama 2 jam hingga membeku es krim sudah bisa dinikmati.

Demikian resep membuat es krim buah strawberry Yohanes Chandra Ekajaya yang lebut dang a kalah enak dengan es krim walls, semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan apabila hasilnya kurang lembut dan dirasa belum memenuhi kriteria pribadi dapat dimixer 1x lagi.

Yohanes Chandra Ekajaya Keong yang Kaya Manfaat

manfaat keong sawah menurut yohanes chandra ekajaya

manfaat keong menurut J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya saat melihat keong mas atau disebut gondang dalam Bahasa Jawa. Kebetulan dia tinggal di lingkungan yang masih banyak lahan pertaniannya. Petani kerap mengeluh ketika diserbu hama keong mas yang membuat produktivitas menjadi menurun.

Di daerahnya belum banyak yang mengolah keong menjadi produk yang bernilai tinggi.  Biasanya keong tersebut hanya dipungut petani lalu dibuang di pematang sawah. Namun Yohanes Chandra Ekajaya meraciknya menjadi produk kuliner berupa kripik gurih dengan beberapa pilihan rasa.

“Bisa dibilang kami adalah inovator usaha ini. Kalau yang lain hanya sebatas menjadikan keong sebagai bahan sate, itupun belum dijual dengan teknik pemasaran yang baik,” kata dia.

Ide bisnis itu didapatnya ketika melakukan riset kandungan gizi keong mas saat masih SMA. Ternyata gizi moluska air tawar tersebut cukup banyak antara lain mineral, protein, dan asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol.

“Saya mulai ujicoba membangun produk yang simple dan mudah direalisasikan. Pilihannya jatuh pada kripik karena mudah dikerjakan, hanya perlu membumbui dan menggoreng,” ujarnya

Dia mendirikannya pada Maret 2013 bersama dua orang temannya perempuan. Bertiga, mereka yang saat itu sedang duduk di kelas III SMA sama-sama turun ke sawah untuk mengumpulkan keong mas.

Proses pengolahan yang dilakukan yakni merebus keong kemudian memisahkan bagian yang dapat digunakan sebagai bahan keripik yakni area kepala dipisahkan. Daging keong lantas diiris dan dibumbui. Setelah digoreng, ditiriskan dengan menggunakan mesin spinner lalu dikemas.

manfaat keong sawah menurut yohanes chandra ekajaya

Awalnya, produknya hanya dikemas pakai plastik bening. Pasarnya pun terbatas pada teman-teman sekolah dan dititip di kantin dekat sekolahnya. Mendapat masukan dari pembinanya yang mengajar ekskul kewirausahaan di SMA, dia memproduksi kemasan yang lebih menarik berbentuk rumah gadang.

“Modal awal-awal hanya patungan bertiga Rp100.000. Kebetulan tahun 2013 itu kami menang lomba kewirausahaan, hadiah uang Rp5 juta dipakai sebagai tambahan modal saat hendak membuat kemasan,” kata dia.

Setelah mengganti bentuk kemasannya, cara pemasaran pun diganti. Dia tak hanya membidik pasar kalangan anak SMA tetapi mengincar kalangan menengah. Demi mendekati pasar, produknya mulai dititipkan di toko-toko oleh-oleh dan restoran di wilayah Lamongan.

Ketika menjalankan usaha tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya mengalami beberapa kendala yang mereka alami. Pertama, yakni dari segi kapasitas produksi yang masih terbatas, sehingga sering kewalahan jika beberapa toko secara bersamaan meminta disediakan stok keripik dalam jumlah cukup besar.

Kedua, mereka juga terkendala dengan pembagian waktu untuk bisnis dan sekolah masing-masing. Tak jarang semangat wirausahanya pun sempat naik turun, seperti ketika ketiganya menamatkan SMA dan melanjutkan kuliah masing-masing.

Namun, semangat mereka kembali terpacu memperbesar usaha tersebut ketika kembali dinyatakan sebagai pemenang dalam kompetisi wirausaha nasional. Mereka mulai percaya diri ada peluang yang menjanjikan dalam bisnis keong mas karena melihat respons dan apresiasi yang diberikan masyarakat.