Chandra Ekajaya Didekati Pemenang Pilkada

Chandra Ekajaya Pengusaha Didekati Pemenang Pilkada

Pengusaha Chandra Ekajaya senang dengan selesainya pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai wilayah Indonesia. Baginya, pilkada merupakan salah satu wujud dari demokrasi yang perlu diapresiasi. Dari proses demokrasi ini rakyat bisa memilih kepala daerah sesuai dengan kebutuhannya. Bagi para pebisnis pub momen ini sangat penting. Karena bagaimanapun di era globalisasi seperti sekarang ini, pemerintah sangat membutuhkan para pengusaha untuk membangun perekonomian negara. Maka dari itu, setiap kepala daerah yang terpilih pasti akan berusaha mendekati secara personal dan lembaga para pengusaha.

Dengan komunikasi tersebut diharapkan nanti para pengusaha mau dan bersedia bekerjasama dengan pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat. Pemerintah pusat maupun daerah mempunyai program kerja menumbuh kembangkan masyrakat menjadi masyarakat yang mandiri, sehingga bisa menjadi wirausahawan dan pengusaha yang nantinya akan membuka lebar lapangan pekerjaan. Hal ini terkait dengan prediksi ledakan penduduk yang akan dialami Indonesia pada tahun 2025. Maka dari itu semua pengusaha digandeng oleh pemerintah ujar Chandra Ekajaya.

Pemenang Pilkada Dekati Chandra Ekajaya

Tetapi, menurut penuturan pengusaha Chandra Ekajaya, ada klasifikasi dan kriteria pengusaha yang wajib dipenuhi supaya bisa bekerja dengan instansi pemerintah. Syarat yang paling wajib dan mutlak adalah pengusaha tersebut mempunyai perusahaan di dalam negeri. Dalam artian, meskipun berada di luar negeri, tetapi hak aset dan segala administrasinya berada di Indonesia. Jadi perusahaan itu merupakan milik Indonesia meskipun yang menangani adalah swasta. Pada dasarnya, tenaga kerja asing itu jumlahnya sedikit. Kekhawatiran rakyat mengenai perkara tenaga kerja asing tidak perlu dibuat bingung, sebab mereka mempunyai batas waktu untuk tinggal di negara ini. Bahkan para warga negara asing ini juga tidak bisa membeli tanah di Indonesia.

Maka dari itu, yang perlu dilakukan oleh pemerintah dan pengusaha Indonesia adalah mendidik, melatih, dan membina masyarakat supaya paradigma dagangnya bisa semakin berkembang dan maju. Dalam kegiatan ekonomi, role model yang paling bagus adalah etnis Tionghoa. Mereka mempunyai sistem pendukung yang sudah tertata dan termanajemen rapi, sehingga bisa membuat etnisnya maju di negara manapun tukas Chandra Ekajaya.

Cara Analisis Pasar Ala-Ala Pengusaha Sukses Chandra Ekajaya

dok.chandraekajaya

Chandra Ekajaya berujar bahwa bagian analisis pasar dari rencana bisnis Anda harus menggambarkan industri Anda dan pengetahuan pasar serta setiap temuan penelitian dan kesimpulan. Bagian ini biasanya disajikan setelah deskripsi perusahaan.

 Apa yang harus kalian sertakan dalam Analisis Pasar

Industri Deskripsi dan Outlook – Jelaskan industri Anda, termasuk ukurannya saat ini dan tingkat pertumbuhan bersejarah serta tren lain dan karakteristik (mis, tahap siklus hidup, proyeksi tingkat pertumbuhan). Selanjutnya, daftar kelompok pelanggan utama dalam industri Anda.

Informasi Tentang Target Pasar Anda

Chandra Ekajaya mengungkapkan bahwa mempersempit target pasar Anda untuk ukuran dikelola. Banyak bisnis membuat kesalahan dengan mencoba untuk menarik terlalu banyak target pasar. Penelitian dan mencakup informasi berikut tentang pasar Anda:

Membedakan karakteristik

Apa kebutuhan penting pelanggan potensial Anda? Adalah mereka kebutuhan terpenuhi? Apa demografi kelompok dan di mana mereka berada? Apakah ada tren pembelian musiman atau siklus yang dapat mempengaruhi bisnis Anda?

Ukuran target pasar primer

Selain ukuran pasar Anda, apa data yang dapat Anda termasuk tentang pembelian tahunan pasar Anda membuat dalam industri Anda? Apa pertumbuhan pasar diperkirakan untuk grup ini? Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan riset pasar kami untuk tips dan sumber informasi gratis pemerintah yang dapat membantu Anda membangun profil pasar.

Berapa banyak mangsa pasar bisa Anda mendapatkan?

Berapa persen pangsa pasar dan jumlah pelanggan yang Anda harapkan untuk mendapatkan di daerah geografis tertentu? Menjelaskan logika di balik perhitungan Anda.
Bila Anda termasuk informasi tentang salah satu tes pasar atau penelitian Anda telah selesai, pastikan untuk hanya fokus pada hasil tes ini. Rincian lainnya harus dimasukkan dalam lampiran.

Analisis Kompetitif

Analisis kompetitif Anda harus mengidentifikasi pesaing Anda dengan lini produk atau layanan dan segmen pasar. Menilai karakteristik berikut dari lanskap kompetitif:

  • Saham
    • Kekuatan dan kelemahan
      • Seberapa penting adalah target pasar Anda dengan pesaing Anda?
        • Apakah ada hambatan yang dapat menghalangi Anda saat Anda memasuki pasar?
          • Apa jendela Anda kesempatan untuk memasuki pasar?
            • Apakah ada pesaing langsung atau sekunder yang dapat mempengaruhi keberhasilan Anda?
              • Apa hambatan pasar yang ada (misalnya, perubahan teknologi, biaya investasi yang tinggi, kurangnya personil yang berkualitas)?

Pembatasan peraturan

Chandra Ekajaya juga menceritakan bahwa sertakan setiap pelanggan atau persyaratan peraturan pemerintah yang mempengaruhi bisnis Anda, dan bagaimana Anda akan mematuhi. Juga, mengutip dampak operasional atau biaya proses kepatuhan akan memiliki pada bisnis Anda. Setelah menyelesaikan bagian ini, Anda bisa beralih ke Organisasi & Manajemen bagian dari rencana bisnis Anda.

Mendekatkan Anak pada Bahan Bacaan yang Menarik

dok.chandraekajaya

Bicara tentang minat baca, tentu kita sudah tahu bagaimana kondisi minat baca masyarakat Indonesia menurut berbagai survei. Tidak perlu disebutkan di sini, kita juga sudah hafal berapa indeks tingkat membaca orang Indonesia menurut UNESCO. Jadi tidak perlu panjang lebar membahas hasil survei dan mepcari di mana letak kesalahannya. Mari membahas solusi yang efektif untuk menumbuhkan minat baca.

Menumbuhkan minat baca pada seseorang tidak bisa melalui proses yang instan. Minat baca akan tumbuh jika seseorang menganggapnya sebagai salah satu hobinya. Sama seperti orang yang hobi melukis, menyanyi, memasak, olah raga, atau hal lainnya. Saat menjalani hobi, seseorang akan dengan senang hati melakukannya bahkan tanpa keberatan jika harus mengeluarkan biaya. Lalu bagaimana membuat agar seseorang nantinya akan memilih baca buku sebagai salah satu hobinya?

Hal tersebut bisa diawali ketika seseorang masih berusia dini. Ya…perkenalkanlah dan dekatkan buku ketika masih kanak-kanak. Usia balita hingga SD adalah masa yang tepat untuk menumbuhkan minat baca. Untuk itu. maka pihak yang berperan adalah orangtua dan guru. Pada tulisan ini akan lebih spesifik pada peran orangtua.

Orangtua sudah bisa mulai berperan sejak anak berusia balita. Banyak situs parenting yang menyarankan bahwa balita usia 1-2 tahun sudah bisa dikenalkan dengan buku. Bahkan di bawah satu tahun juga sudah bisa dikenalkan. Ingat… konteksnya adalah dikenalkan, bukan meminta anak langsung bisa membacanya. Isi buku juga bukan cerita dengan kalimat panjang. Namun hal yang lebih sederhana seperti hanya sekadar mengenal kata-kata keija atau benda dalam kehidupan sehari-hari. Mengenalkannya juga bisa dengan cara membacakan isi buku kepada anak dan memperagakan-nya.’Jadi setidaknya bisa membuat anak tertarik pada buku. Memang butuh usaha ekstra dan mungkin kenyataannya membuat anak tertarik pada buku tidak semudah seperti anak tertarik pada gadget.

Mungkin saja anak hanya akan melempar-lempar atau ingin merobek buku itu. Maka memilih buku yang tepat juga harus dipertimbangkan. Untuk usia balita, buku yang tepat adalah yang berjenis board book. Bahannya terbuat dari karton tebal sehingga tidak mudah rusak.
Memilih buku yang tepat dan menarik juga berlanjut ketika anak berusia SD. Walaupun buku banyak tersedia, mungkin saja belum tentu membuat anak tertarik pada buku. Mungkin jenis buku itu kurang menarik bagi anak. Tentu anak kelas 1 SD akan kurang t’ertarik pada buku yang tebal dan hanya berisi tulisan saja.

Di sekolah dasar tempat saya mengajar, saya melihat para siswa cukup antusias membaca buku di perpustakan. Apalagi setelah mulai adanya pojok baca di beberapa kelas. Jadi permasalahan sebenarnya bukan terletak pada minat baca anak yang rendah, tapi kurangnya akses terhadap bahan bacaan yang sesuai dan menarik. Itu yang membuat anak Indonesia terkesan jarang membaca. Maka hal itulah yang juga perlu dilakukan orangtua, yaitu menyediakan bahan bacaan di rumah secara berkelanjutan agar anak tidak jauh terhadap akses bacaan.

Saya juga memperhatikan buku seperti apa yang senang dibaca siswa. Perspektif buku menarik tidak sama antara anak kelas 1 sampai kelas 6. Setidaknya dari pengamatan saya, dapat disimpulkan ada dua kelompok. Pertama, buku menarik untuk anak kelas kecil (1 -3 SD) tentu yang tidak tebal. Bisa berupa dongeng, cerita legenda, atau fabel. Namun dengan konten yang full colour dan banyak gambar.

Lalu yang kedua, kelompok anak kelas besar (4-6) sudah bisa tertarik pada buku yang agak tebal,dan banyak berisi tulisan dan sedikit gambar namun dengan genre novel atau kumpulan cerpen anak. Sebagai contoh adalah buku seri KKPK atau Fantasteen.

Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, orangtua silakan menyesuaikan jenis buku yang menarik tersebut ketika akan menyediakan bahan bacaan di rumah untuk anak. Dengan membiasakan anak membaca buku sejak dini, maka harapannya ketika beranjak dewasa dia dengan kesadaran sendiri akan memilih baca buku sebagai hobinya.