Chandra Ekajaya Ikuti RUU Tembakau

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya selama beberapa pekan terakhir ini mengamati jalannya pembahasan Rancangan Undang-Undang Pertembakauan. Menarik untuk diikuti, sebab kementerian pertanian yang pada awalnya adalah salah satu pihak yang termasuk dalam blok yang menolak, kini mulai balik kanan, dan berbalik menjadi salah satu pihak yang mendukung RUU Tembakau tersebut.

Dok.Chandra Ekajaya

Ini semakin memperkuat pendapat bahwa pertanian di Indonesia sangat bergantung dan mengandalkan tembakau. Sebenarnya hal yang sangat wajar, sebab tembakau Indonesia adalah tembakau terbaik di seluruh dunia. Sayangnya, saat ini produksi tanaman tembakau di negeri ini menurun drastis karena lahan-lahan produksinya sudah berkurang. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri pun kini harus impor ujar Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Pihak yang menolak mempunyai pendapat bahwa ada sektor-sektor pertanian lain yang lebih perlu diperhatikan. Sehingga daripada mendukung RUU Pertembakauan, maka alangkah baiknya jika pihak yang mendukung tersebut lebih mengurus undang-undang produksi pertanian dan benih tanaman pangan. Karena itulah hal yang paling utama dan dibutuhkan masyarakat.

Memang pada saat itu, para pengusaha yang bergerak di industri tembakau sepakat jika negara memang menginginkan para petani tembakau beralih jalur dan menanam tanaman yang lain. Tetapi itu semua dikembalikan kepada para petani, karena mereka mempunyai hak dan kebebasan untuk memilih. Ia kembali mengingatkan bahwa industri tembakau adalah sunset industri.

Sebenarnya permasalahan dan persoalan yang diangkat oleh kedua belah pihak adalah masalah yang klise. Satu pihak berbicara kesehatan, sedangkan satu pihak berbicara tentang penerimaan cukai yang besar terhadap negara. Selain itu kini muncul topik yang baru, yaitu mengenai petani dan tenaga kerja. Hingga saat ini masih belum jelas kenapa dewan perwakilan rakyat belum bisa sepakat, semoga nantinya keputusan yang dihasilkan akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Cara Analisis Pasar Ala-Ala Pengusaha Sukses Chandra Ekajaya

dok.chandraekajaya

Chandra Ekajaya berujar bahwa bagian analisis pasar dari rencana bisnis Anda harus menggambarkan industri Anda dan pengetahuan pasar serta setiap temuan penelitian dan kesimpulan. Bagian ini biasanya disajikan setelah deskripsi perusahaan.

 Apa yang harus kalian sertakan dalam Analisis Pasar

Industri Deskripsi dan Outlook – Jelaskan industri Anda, termasuk ukurannya saat ini dan tingkat pertumbuhan bersejarah serta tren lain dan karakteristik (mis, tahap siklus hidup, proyeksi tingkat pertumbuhan). Selanjutnya, daftar kelompok pelanggan utama dalam industri Anda.

Informasi Tentang Target Pasar Anda

Chandra Ekajaya mengungkapkan bahwa mempersempit target pasar Anda untuk ukuran dikelola. Banyak bisnis membuat kesalahan dengan mencoba untuk menarik terlalu banyak target pasar. Penelitian dan mencakup informasi berikut tentang pasar Anda:

Membedakan karakteristik

Apa kebutuhan penting pelanggan potensial Anda? Adalah mereka kebutuhan terpenuhi? Apa demografi kelompok dan di mana mereka berada? Apakah ada tren pembelian musiman atau siklus yang dapat mempengaruhi bisnis Anda?

Ukuran target pasar primer

Selain ukuran pasar Anda, apa data yang dapat Anda termasuk tentang pembelian tahunan pasar Anda membuat dalam industri Anda? Apa pertumbuhan pasar diperkirakan untuk grup ini? Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan riset pasar kami untuk tips dan sumber informasi gratis pemerintah yang dapat membantu Anda membangun profil pasar.

Berapa banyak mangsa pasar bisa Anda mendapatkan?

Berapa persen pangsa pasar dan jumlah pelanggan yang Anda harapkan untuk mendapatkan di daerah geografis tertentu? Menjelaskan logika di balik perhitungan Anda.
Bila Anda termasuk informasi tentang salah satu tes pasar atau penelitian Anda telah selesai, pastikan untuk hanya fokus pada hasil tes ini. Rincian lainnya harus dimasukkan dalam lampiran.

Analisis Kompetitif

Analisis kompetitif Anda harus mengidentifikasi pesaing Anda dengan lini produk atau layanan dan segmen pasar. Menilai karakteristik berikut dari lanskap kompetitif:

  • Saham
    • Kekuatan dan kelemahan
      • Seberapa penting adalah target pasar Anda dengan pesaing Anda?
        • Apakah ada hambatan yang dapat menghalangi Anda saat Anda memasuki pasar?
          • Apa jendela Anda kesempatan untuk memasuki pasar?
            • Apakah ada pesaing langsung atau sekunder yang dapat mempengaruhi keberhasilan Anda?
              • Apa hambatan pasar yang ada (misalnya, perubahan teknologi, biaya investasi yang tinggi, kurangnya personil yang berkualitas)?

Pembatasan peraturan

Chandra Ekajaya juga menceritakan bahwa sertakan setiap pelanggan atau persyaratan peraturan pemerintah yang mempengaruhi bisnis Anda, dan bagaimana Anda akan mematuhi. Juga, mengutip dampak operasional atau biaya proses kepatuhan akan memiliki pada bisnis Anda. Setelah menyelesaikan bagian ini, Anda bisa beralih ke Organisasi & Manajemen bagian dari rencana bisnis Anda.

Mendekatkan Anak pada Bahan Bacaan yang Menarik

dok.chandraekajaya

Bicara tentang minat baca, tentu kita sudah tahu bagaimana kondisi minat baca masyarakat Indonesia menurut berbagai survei. Tidak perlu disebutkan di sini, kita juga sudah hafal berapa indeks tingkat membaca orang Indonesia menurut UNESCO. Jadi tidak perlu panjang lebar membahas hasil survei dan mepcari di mana letak kesalahannya. Mari membahas solusi yang efektif untuk menumbuhkan minat baca.

Menumbuhkan minat baca pada seseorang tidak bisa melalui proses yang instan. Minat baca akan tumbuh jika seseorang menganggapnya sebagai salah satu hobinya. Sama seperti orang yang hobi melukis, menyanyi, memasak, olah raga, atau hal lainnya. Saat menjalani hobi, seseorang akan dengan senang hati melakukannya bahkan tanpa keberatan jika harus mengeluarkan biaya. Lalu bagaimana membuat agar seseorang nantinya akan memilih baca buku sebagai salah satu hobinya?

Hal tersebut bisa diawali ketika seseorang masih berusia dini. Ya…perkenalkanlah dan dekatkan buku ketika masih kanak-kanak. Usia balita hingga SD adalah masa yang tepat untuk menumbuhkan minat baca. Untuk itu. maka pihak yang berperan adalah orangtua dan guru. Pada tulisan ini akan lebih spesifik pada peran orangtua.

Orangtua sudah bisa mulai berperan sejak anak berusia balita. Banyak situs parenting yang menyarankan bahwa balita usia 1-2 tahun sudah bisa dikenalkan dengan buku. Bahkan di bawah satu tahun juga sudah bisa dikenalkan. Ingat… konteksnya adalah dikenalkan, bukan meminta anak langsung bisa membacanya. Isi buku juga bukan cerita dengan kalimat panjang. Namun hal yang lebih sederhana seperti hanya sekadar mengenal kata-kata keija atau benda dalam kehidupan sehari-hari. Mengenalkannya juga bisa dengan cara membacakan isi buku kepada anak dan memperagakan-nya.’Jadi setidaknya bisa membuat anak tertarik pada buku. Memang butuh usaha ekstra dan mungkin kenyataannya membuat anak tertarik pada buku tidak semudah seperti anak tertarik pada gadget.

Mungkin saja anak hanya akan melempar-lempar atau ingin merobek buku itu. Maka memilih buku yang tepat juga harus dipertimbangkan. Untuk usia balita, buku yang tepat adalah yang berjenis board book. Bahannya terbuat dari karton tebal sehingga tidak mudah rusak.
Memilih buku yang tepat dan menarik juga berlanjut ketika anak berusia SD. Walaupun buku banyak tersedia, mungkin saja belum tentu membuat anak tertarik pada buku. Mungkin jenis buku itu kurang menarik bagi anak. Tentu anak kelas 1 SD akan kurang t’ertarik pada buku yang tebal dan hanya berisi tulisan saja.

Di sekolah dasar tempat saya mengajar, saya melihat para siswa cukup antusias membaca buku di perpustakan. Apalagi setelah mulai adanya pojok baca di beberapa kelas. Jadi permasalahan sebenarnya bukan terletak pada minat baca anak yang rendah, tapi kurangnya akses terhadap bahan bacaan yang sesuai dan menarik. Itu yang membuat anak Indonesia terkesan jarang membaca. Maka hal itulah yang juga perlu dilakukan orangtua, yaitu menyediakan bahan bacaan di rumah secara berkelanjutan agar anak tidak jauh terhadap akses bacaan.

Saya juga memperhatikan buku seperti apa yang senang dibaca siswa. Perspektif buku menarik tidak sama antara anak kelas 1 sampai kelas 6. Setidaknya dari pengamatan saya, dapat disimpulkan ada dua kelompok. Pertama, buku menarik untuk anak kelas kecil (1 -3 SD) tentu yang tidak tebal. Bisa berupa dongeng, cerita legenda, atau fabel. Namun dengan konten yang full colour dan banyak gambar.

Lalu yang kedua, kelompok anak kelas besar (4-6) sudah bisa tertarik pada buku yang agak tebal,dan banyak berisi tulisan dan sedikit gambar namun dengan genre novel atau kumpulan cerpen anak. Sebagai contoh adalah buku seri KKPK atau Fantasteen.

Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, orangtua silakan menyesuaikan jenis buku yang menarik tersebut ketika akan menyediakan bahan bacaan di rumah untuk anak. Dengan membiasakan anak membaca buku sejak dini, maka harapannya ketika beranjak dewasa dia dengan kesadaran sendiri akan memilih baca buku sebagai hobinya.

Pertobatan Sang Pengusaha Chandra Ekajaya

dok.chandraekajaya

Tepat malam jum’at kliwon, keringat menetes deras di tubuh Chandra Ekajaya, tapi ia harus terus menggali. Ayunan cangkul semakin dalam. Usaha keras membuahkan hasil. Cangkul yang ia pegang serasa membentur papan penutup mayat. Lalu dengan sisa-sisa tenaga yang ada, ia melanjutkan penggalian dengan kedua tangan. Berhasil, galian telah nyampe dasar. Bau kurang sedap menyebar, reflek ia menutup hidung. Mayat perempuan di dalam kubur itu masih baru. Badannya masih terbungkus rapi kain kafan. Kedua bola mata dan mulutnya tertutup kapas. Chandra Ekajaya begidik ngeri, tapi kepalang tanggung tujuan sudah hampir berhasil. Rasanya menggigil melihat rupa mayat di hadapannya, bulu kuduk meremang.

Itulah hal yang pernah dialami oleh Chandra Ekajaya yang kala itu pernah tersesat di jalan pesugihan karena tidak sabar dengan nasib yang selama ini ia jalani. Waktu berlalu cerita itu kini hanyalah kenangan. Saat ini Chandra Ekajaya sudah meninggalkan semua praktek kleniknya itu. Sebagai seorang pengusaha yang sukses saat ini Chandra Ekajaya menjalani bisnisnya dengan cara yang normal-normal saja dan hanya mengandalkan sedekah, ibadah dan doa.

Perjalanan hidup mungkin yang membuatnya kembali ke jalan yang benar. Selama masih menjalankan praktek kleniknya dulu Chandra Ekajaya memang sukses dalam mengamalkan pesugihan dan benar-benar kaya. Akan tetapi selama ia masih menjalankan prakteknya itu banyak kejadian yang justru malah semakin menguras rasa kebahagiaannya. Mulai dari anggota keluarganya yang sakit-sakitan tanpa sebab yang jelas dan bahkan ada yang sampai meninggal dunia.

Memang waktu yang menyadarkan seseorang. Apabila sebuah hidayah sudah datang siapapun tak bisa menghindarinya. Setelah ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh salah satu anggota keluarganya, Chandra Ekajaya mulai sadar bahwa jalan yang ia tempuh dahulu ialah jalan setan. Semenjak itu ia berhenti seketika dari semua praktek kleniknya dan memulai hidup barunya.

Chandra Ekajaya Pantau Penerbangan

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya mengutip ucapan Plh Direktur Operasional Citilink lndonesia Capt Arry Kalzaman, pihaknya akan menyesuaikan sejumlah penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Penyesuaian jadwal penerbangan tersebut diperkirakan akan berlangsung selama 1-3 jam dari jadwal yang telah ditetapkan.

Dok.Chandra Ekajaya

“Oleh karena itu, diharapkan para calon penumpang yang sudah memiliki tiket untuk menyesuaikan rencana penerbangannya sesuai informasi yang akan disampaikan melalui call center” ujarnya. Hal ini untuk menghindari berbagai kesalah pahaman antara pihak bandara dengan masyarakat. Supaya nantinya tidak ada keributan dan ada pihak-pihak yang dikecewakan karena lawatan Raja Salman ke Indonesia.

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa sementara ini, jalur ke Bogor, rombongan akan dilewatkan tol Jagorawi. Rencananya, gerbang tol Bogor akan ditutup selama satu jam, sejak pukul 12.30-13.30 para pengguna tol yang hendak keluar lewat gate tersebut disarankan untuk menggunakan akses lainnya. Bisa di Sentul Selatan maupun Ciawi.

Meskipun Raja Salman baru tiba hari ini, sebagian rombongan Saudi sudah tiba sejak kemarin (28/2). Kedatangan rombongan kerajaan Saudi diawali dengan pendaratan pesawat Boeing 773 dengan nomor penerbangan SV471 pada Selasa (28/1), pukul09.00. Rombongan datang langsung dari Riyadh dengan membawa 10 penumpang dan 18 crew. “Tidak ada kargo. Dan itu hanya kru, bukan delegasi,” ujar Corporate communication PT Jasa Angkasa Semesta Martha Lory.

Para delegasi dibawa dengan dua penerbangan selanjurnya kemarin sore dan tengah malam Mereka bertolak langsung dari Malaysia. Rombongan kedua diketahui baru mendarat sekitar pukul 18.00. Belum diketahui berapa jumlah rombongan dan apakah di dalamnya termasuk para pangeran kerajaan Saudi. “Pakainya pesawat jenis sama. Tapi jumlahnya belum tahu. Hanya saja memang lebih banyak,” ungkap pengusaha Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Jelaskan Perda

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya menerangkan bahwa sejak berlakunya Peraturan Daerah No.9 Tahun 2007 tentang penyebutan Kepala Desa menjadi Rio, Desa menjadi Dusun, dan Dusun menjadi Kampung, maka resmilah pemerintahan Desa di Kabupaten Bungo kembali ke sistem Pemerintahan Rio yang pernah berlaku pada masa sebelumnya, yaitu sebelum berlakunya Undang-Undang No. 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, Perda N0.9 Tahun 2007 telah beberapa kali mengalami perubahan, seperti Perda No.10 Tahun 2014 dan Perda N0.4 Tahun 2015 yang pada prinsipnya hanya menyempurnakan Perda No.9 Tahun 2007.

Dok.Chandra Ekajaya

Sistem Pemerintahan Desa dengan paradigma Sentralistik yang berlaku di seluruh wilayah NKRI pada prinsipnya tentu tidak dapat dipertahankan karena tidak sesuai dengan kultur masyarakat yang tidak mengenal sistem Pemerintahan Desa. Sistem Pemerintahan

Dok.Chandra Ekajaya

Desa hanya dikenal di Pulau jawa dan Bali.

Kemudian menurut pengusaha Chandra Ekajaya, keluarlah Undang-Undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Desa, yang kemudian direvisi dengan Undang 32 Tahun 2004, dan skaligus mencabut Undang-Undang No.5 Tahun 1979.

Undang-Undang No.32 Tahun 2004 merupakan produk Pemerintahan Reformasi dengan filosofi menganut keanekaragaman dalam kesatuan yaitu mengembalikan nama, bentuk, unsur dan kedudukan desa kepada keadaan semula dengan paradigma kedaulatan rakyat, demokratisasi, pemberdayaan masyarakat dan pemerataan keadilan.

Dengan peluang yang diberikan oleh Undang-Undang No,32 Tahun 2004 tersebut membuka peluang bagi setiap daerah untuk kembali ke pemerintahan adatnya, namun tetap di bawah kerangka NKRI. Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa hal inilah yang harusnya dijaga dan disebar luaskan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bila berhasil maka nantinya akan teruwujud negara yang dewasa. Dimana masyarakatnya tidak mudah diadu domba oleh pihak mana pun. Itulah harapan kita semua.

Yohanes Eka Jaya Chandra Pengusaha Purwoceng

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Sudah sejak lama Yohanes Eka Jaya Chandra memulai usaha berbisnis, baginya gagal dan bangkit adalah sebuah kewajaran yang selalu dihadapi. Usaha yang telah ia geluti seperti menjadi pengusaha barang pecah belah sampai usaha kuliner. Yohanes Eka Jaya Chandra menjadi pelopor bagi orang – orang disekitarnya. Dia merupakan sosok pengusaha yang ulet dengan berbagai cara dia selalu mengajak bangkit.

Kali ini yang dibahas daripada Yohanes Eka Jaya Chandra adalah tentang bisnis purwoceng. Keberhasilan bisnis ini sungguh sangat kecil, namun ditangan Chandra ekajaya bisnis ini menjadi sangat menjanjikan. Anda pasti tahu bagaimana susahnya untuk memulai berbisnis bahkan dengan ketika ide bisnis sudah diatur dengan teliti dan sangat bagus.

Yohanes-Eka-Jaya-Chandra-Pengusaha-Purwoceng-300x279

Yohanes Eka Jaya Chandra memiliki beberapa cara agar usaha yang selalu diusungnya ceoat menemui titik keberhasilan. Hampir 90 persen usaha yang diusung oleh Yohanes Eka Jaya Chandra adalah sesuatu yang menjadi kebiasaan Yohanes Eka Jaya Chandra sendiri. Ini seperti sudah memiliki bakat dalam diri Yohanes Eka Jaya Chandra untuk menuju kesuksesan.

Bisnis purwoceng merupakan bisnis baru terutama untuk sekelas Yohanes Eka Jaya Chandra. Bagaimana tidak? Chandraekajaya harus belajar bagaimana seks yang baik dan menyehatkan sebeleum akhirnya menyuguhkan purwoceng ini.

Purwoceng merupakan jamu yang digunakan orang saat melakukan hubungan intim dengan pasangan yang sah. Karena dengan pasangan yang sah kita bebas untuk berkreasi. Dengan pasangan yang sah kita bisa buktikan purwoceng yang mantap. Cerita purwoceng yang baik pasti akan dialami, dan Yohanes Eka Jaya Chandra. Dia pernah mencoba dan pada akhirnya tertarik ke dalam bisnis purwoceng ini.

Yohanes Eka Jaya Chandra memiliki bisnis yang bagus karena dia memilih menjual purwoceng yang notaben menjadi ikon di daerahnya. Ini menjadi lebih mudah karena pengolahan purwoceng akan lebih cepat dan tepat di tangan Yohanes Eka Jaya Chandra seperti distribusi daripada barang itu sendiri.

Inovasi Teknologi PT Chandra Ekajaya Oil

Dok.Chandra Ekajaya

Kejayaan peradaban suatu bangsa bisa maju dan mundur. Dalam alur sejarah, pudarnya peradaban bangsa terjadi karena pengingkaran esensi ketuhanan dan ketidakmampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi yang biasa disebut inovasi. Inovasi kini menjadi kata kunci kemajuan bangsa. Bukti inovasi memiliki efek kemajuan dijumpai di beberapa negara maju. Pekan lalu Chandra Ekajaya , owner PT Chandra Ekajaya Oil berkunjung ke Amerika Serikat (AS). Tujuan utamanya, melihat langsung inovasi terkini di pusat teknologi Negeri Paman Sam. Ada beberapa perusahaan dan kampus terkemuka yang dikunjungi. Antara lain Silicon Valley, Google, Facebook, Universitas Stanford, Universitas Berkeley, dan Intel.

Dok.Chandra Ekajaya

Perjalanan ke AS merupakan bagian dari misi besar Chandra Ekajaya dengan memberdayakan anak-anak muda untuk melakukan start-up business yang ditunjang sistem teknologi informasi (TI) berbasis internet Terobosan inovatif itu sengaja dilakukan untuk kemajuan negara. Seperti diketahui, Chandra Ekajaya selama ini telah ikut berperan sukses memberdayakan anak muda dengan pembangunan ekonomi melalui program cyber young. Juga, terbukti upayanya itu telah mendapat banyak penghargaan dari dalam dan luar negeri.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya tampaknya menyadari bahwa kemajuan kota sama saja dengan kemajuan bangsa. Dan setiap kemajuan selalu dimulai dari inovasi. Dalam hal ini, PT Chandra Ekajaya Oil merasa perlu menggandeng berbagai ahli, praktisi, dan kalangan akademisi, untuk mengembangkan PT Chandra Ekajaya Oil sebagai perusahaan start-up digital layaknya Silicon Valley, San Francisco, di AS. Belajar dari para pelaku ekonomi digital dunia, baik kalangan bisnis maupun akademisi di AS, benar-benar membuka mata bahwa American dream is not just a dream. Impian AS bukan sekadar impian. Mereka juga berusaha mengejarnya agar menjadi kenyataan walaupun dengan imajinasi yang kadang dianggap tak terjangkau.

Mereka tidak saja bicara dalam dimensi air, tanah, dan udara. Mereka juga bicara soal bisnis luar angkasa! Itulah sisi lain inovasi. Bukan hanya itu, dalam kunjungan tersebut Chandra Ekajaya juga menyempatkan diri melihat langsung sejarah perkembangan komputer di Museum Komputer AS. Mungkin itu museum komputer terlengkap di dunia. Sebab, semua komputer yang pemah dibuat di dunia sejak pertama kali dikembangkan pada 1945-an, saat terjadi Perang Dunia, sampai saat ini ada.

 

Chandra Ekajaya Awasi Pembangunan

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengamati geliat pembangunan di Konawe, terus berjalan. Berbagai proyek ‘mercusuar’ digagas pemerintah daerah satu persatu dihadirkan untuk memajukan daerah yang dikenal sebagai pusat budaya dan pusat peradaban tolaki.

Chandra Ekajaya Awasi Pembangunan

Tahun ini, Pemda Konawe menggagas pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe berstandar nasional. Bahkan bangunannya dirancang, mirip dengan hotel berbintang. Konsep pembangunan mirip hotel ini diharapkan bisa membuat pasien nyaman dan bisa langsung sembuh.

Menurut Chandra Ekajaya, hal ini diungkapkan Manajer Proyek PT. Pembangunan Perumahan (PP), Judhi Widjayanto usai pemancangan tiang pertama pembangunan RSUD Konawe, Jumat (17/2).

“Rumah Sakit ini akan megah karena bangunan nampak seperti hotel. Pasien tentu akan mendapatkan kondisi yang berbeda. Pasien datang, insya Allah segera sembuh” ungkapnya.

Judhi mengatakan, rumah sakit akan dibangun membentuk trisula yang ada tamannya. Bangunan ini akan mempunyai enam gedung utama dan tiga bangunan penunjang.

Dok.Chandra Ekajaya

Gedung utama tersebut diantaranya gedung Unit Gawat Darurat (UGD), gedung Radiologi, gedung medical check up dan Rawat Inap. Sementara untuk belakangnya akan dibangun gedung penunjang seperti Power House dan Masjid.

Untuk pemancangan tiang bangunan, PT PP menggunakan sistem Injection. Sistem ini mampu melakukan pemancangan tanpa mengganggu sekitar karena tak menyebabkan polusi suara.

“Sistem ini memancang tiang tanpa harus menumbuk. Jadi tidak kedengaran. Kita lakukan ini untuk tidak mengganggu operasional rumah sakit seperti UGD dan rawat inap,” katanya.

Menurut Chandra Ekajaya, pemancangan tiang sebanyak 1600 titik akan diselesaikan selama dua bulan. Sementara untuk bangunan rumah sakit keseluruhannya diproyeksikan selesai pada Mei 2018 sesuai dengan kontrak yang ada. Proyek RSUD Konawe ini berdiri diatas lahan 25.000 hingga 30.000 meter persegi.

“Mudah-mudahan Rumah Sakit ini menjadi rumah sakit kebanggan masyarakat Konawe. Oleh karenanya kita harapkan suport dan doa masyarakat untuk pelaksanaannya,” pintanya.

Baca lainnya: Chandra Ekajaya Membedakan Atacama Humanoid dengan Jengglot Dari Indonesia

 

PT Chandra Ekajaya OIL Gelar Lomba Tempat Sampah dari Bahan Daur Ulang

Dok.Chandra Ekajaya

BANYAK cara memperingati hari peduli sampah pada 21 Febuari, hari ini. Salah satunya adalah kolaborasi antara mahasiswa PT Chandra Ekajaya OIL dengan Pemerintah Desa Sampakan Lor, yang membuat penyadaran sampah dengan lomba membuat tempat sampah dari bahan daur ulang. Balai Desa Sampakan Lor Minggu malam, (19/2) rasanya seperti malam perayaan HUT 17 Agustus. Ragam pertunjukan kesenian itu ada, bahkan ada pula disc jockey (Dj) yang membuat anak muda setempat terhibur. Acara gelar seni itu, nyatanya bukan dalam rangka hari ulang tahun.

Dok.Chandra Ekajaya

Back drop panggung itu bertuliskan sampah menggugat dan lingkungan diabaikan, sampah dikambinghitamkan. “Ini acara puncak lomba membuat tempat sampah,” ujar Chandra Ekajaya owner PT Chandra Ekajaya OIL. Chandra Ekajaya  menjelaskan membuat lomba semacam ini pun juga menyikapi isu sampah secara global di hari peduli sampah. Ide awal membuat lomba tersebut dari owner PT Chandra Ekajaya OIL sendiri yang memang berdomisili asal di desa Sampakan Lor. Chandra Ekajaya  yang sadar bahwa sampah selalu menjadi masalah klasik di desanya, membuat pria yang pernah menempuh kuliah di Malang tersebut mendukung penuh dan ikut mensukseskan lomba.

Dok.Chandra Ekajaya

Apalagi, kata dia, desanya tersebut menjadi hilir aliran sungai dari Desa Lumutan, Botolinggo, Sampakan Kidul dan terakhir di Sampakan Lor. Sehingga, sampah dari desa yang cenderung posisinya lebih tinggi tersebut terbawa hingga ke Sampakan Lor. Belum lagi ditambah limbah rumah tangga. Dengan adanya acara Lomba Tepat Sampah dari Bahan Daur Ulang ini diharapkan selain menjadi solusi tepat guna bagi sampah juga menjadi sarana berkumpul bagi warga Sampakan Lor.

Selama ini memang program semacam ini memang sudah banyak dilakukan oleh beberapa perusahaan dengan dana CSR nya akan tetapi tidak pernah ada upgrading selanjutnya dari perusahaan terkait sehingga hanya berjalan saat acara itu saja. Oleh karena itu, dari acara ini diharapkan acara semacam ini bisa terus berjalan secara mandiri tanpa adanya sebuah event semacam ini tapi dengan binaan secara penuh dari PT Chandra Ekajaya OIL.

Baca lainnya: Chandra Ekajaya Membedakan Atacama Humanoid dengan Jengglot Dari Indonesia