Chandra Ekajaya Awasi Pembangunan

Chandra Ekajaya mengamati geliat pembangunan di Konawe, terus berjalan. Berbagai proyek ‘mercusuar’ digagas pemerintah daerah satu persatu dihadirkan untuk memajukan daerah yang dikenal sebagai pusat budaya dan pusat peradaban tolaki.

Chandra Ekajaya Awasi Pembangunan

Tahun ini, Pemda Konawe menggagas pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe berstandar nasional. Bahkan bangunannya dirancang, mirip dengan hotel berbintang. Konsep pembangunan mirip hotel ini diharapkan bisa membuat pasien nyaman dan bisa langsung sembuh.

Menurut Chandra Ekajaya, hal ini diungkapkan Manajer Proyek PT. Pembangunan Perumahan (PP), Judhi Widjayanto usai pemancangan tiang pertama pembangunan RSUD Konawe, Jumat (17/2).

“Rumah Sakit ini akan megah karena bangunan nampak seperti hotel. Pasien tentu akan mendapatkan kondisi yang berbeda. Pasien datang, insya Allah segera sembuh” ungkapnya.

Judhi mengatakan, rumah sakit akan dibangun membentuk trisula yang ada tamannya. Bangunan ini akan mempunyai enam gedung utama dan tiga bangunan penunjang.

Dok.Chandra Ekajaya

Gedung utama tersebut diantaranya gedung Unit Gawat Darurat (UGD), gedung Radiologi, gedung medical check up dan Rawat Inap. Sementara untuk belakangnya akan dibangun gedung penunjang seperti Power House dan Masjid.

Untuk pemancangan tiang bangunan, PT PP menggunakan sistem Injection. Sistem ini mampu melakukan pemancangan tanpa mengganggu sekitar karena tak menyebabkan polusi suara.

“Sistem ini memancang tiang tanpa harus menumbuk. Jadi tidak kedengaran. Kita lakukan ini untuk tidak mengganggu operasional rumah sakit seperti UGD dan rawat inap,” katanya.

Menurut Chandra Ekajaya, pemancangan tiang sebanyak 1600 titik akan diselesaikan selama dua bulan. Sementara untuk bangunan rumah sakit keseluruhannya diproyeksikan selesai pada Mei 2018 sesuai dengan kontrak yang ada. Proyek RSUD Konawe ini berdiri diatas lahan 25.000 hingga 30.000 meter persegi.

“Mudah-mudahan Rumah Sakit ini menjadi rumah sakit kebanggan masyarakat Konawe. Oleh karenanya kita harapkan suport dan doa masyarakat untuk pelaksanaannya,” pintanya.

Baca lainnya: Chandra Ekajaya Membedakan Atacama Humanoid dengan Jengglot Dari Indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *