Usaha Jahe Merah Agus Akmal Yang Menguasai Pasar ASEAN

Jahe Merah Bisnis Agus Akmal

Agus Akmal, 28 tahun sempat tidak direstui orang tuanya ketika ingin membangun  usaha jahe merah. Setelah lulus dari Universitas Swasta di Malang  pada Desember 2014 silam, Agus merupakan seorang pengangguran. Hingga beberapa bulan berjalan di tahun berikutnya, Agus yang masih menganggur itu mendapatkan ajakan untuk ikut pelatihan di Pemkot Malang yang bekerjasama dengan Trans Corp milik Chairul Tanjung.

Usai pelatihan, Agus  Akmal semakin bulat untuk menjadi pengusaha bibit jahe merah. Agus sudah mendapatkan banyak informasi tentang jahe merah dari berselancar di internet. “Saya minta modal dari ibu dan bapak, tapi sempat ditolak,” kata Agus. Kemudian ia mencoba meminjam kepada pacarnya dan diberi modal Rp 200 ribu.  Agus diundang Trans Corp untuk memberikan kesaksian tentang kisah suksesnya sebagai pengusaha usai pelatihan. Adapun Trans Corp bekerja sama dengan Pemkot yang ada di tiap kota.

Bibit Jahe Merah Agus Akmal

Lalu dari modal Rp 200 ribu itu, Agus yang lahir dari keluarga petani itu mengembangkan bibit jahe merah. Namun, sebulan mencoba, hasilnya gagal. Ia pun pergi lagi ke perpustakaan daerah untuk mencari informasi lebih dalam tentang menanam bibit jahe merah, termasuk dengan berselancar di internet. Setelah dicoba lagi, Agus merasakan keberhasilan. Lalu Agus mencoba memasarkan secara online dengan menampilkan foto-foto hasil budidaya jahenya sendiri. “Dulu saya punya Facebook tapi tidak untuk jualan,” kata Agus.

Pesanan bibit jahe merah sejak Januari 2015 hingga sekarang sudah melayani Pulau Jawa dan Sumatera. “Omset saya sampai Rp 10 juta per bulan,” kata Agus. Agus pun yang semula tidak mendapat dukungan dari orangtuanya, sekaranag bahkan malah dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarganya berkat pembuktiannya dalam berusaha jahe merah.

Saat ini dari hailnya berjualan jahe merah, Agus sudah mempunyai sebuah lahan yang lumayan luas sekitar 2 hektar dengan 15 orang pegawai. Walaupun di usianya yang masih muda saat ini Agus sudah menjadi pengusaha yang sukses. Dari beberapa pesanannya yang selalu dikirim ke luar pulau kini Agus mulai belajar kepada para eksportir yang biasa bermain di luar negeri. Alhasil dari proses belajarnya itu, kini Agus sudah dapat mengekspor jahe merahnya ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.